Pj Gubernur Jati, Adhy Karyono saat memimpin Apel di Kantor Sekdaprov Jatim
SURABAYA,BANGSAONLINE.com - Pj Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono memimpin apel ASN lingkungan Sekda, Bappeda, BPKAD, DPMPTSP, dan Sekretariat DPRD.
Apel berlangsung di Halaman Kantor Sekretariat Daerah Prov. Jatim Jalan Pahlawan 110 Surabaya, Selasa (20/2/2024).
BACA JUGA:
- Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026, Gubernur Jatim Ajak Ajak Kuatkan Toleransi
- Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan
- DPRD Jatim Terima LKPJ 2025, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Eksekutif-Legislatif
- Dominasi Prestasi Nasional Raih 45.839 Medali di SIMT , Gubernur Khofifah Sampaikan Hal ini
Pj Adhy meminta seluruh jajaran Pemprov Jatim menjaga kinerja dan budaya positif yang terbentuk sejak lima tahun terakhir dalam masa kepemimpinan Khofifah-Emil.
"Budaya kerja tetap berjalan seperti biasa, kami yakin bahwa walaupun tidak ada trigger yang betul-betul memberikan guidance untuk bapak bisa bekerja, saya yakin prestasi-prestasi Ibu Khofifah dan Emil sebetulnya semuanya berpulang dari kinerja bapak ibu sekalian," kata Adhy Karyono saat memberikan arahan apel.
"Saya percaya bahwa apapun yang terjadi sistem harus berjalan, program harus berjalan, anggaran harus direalisasikan dan target-target harus dicapai," imbuhnya.
Dengan ditunjuknya sebagai Pj Gubernur, menurutnya tak perlu memerlukan adaptasi karena sebelumnya ia menjabat sebagai Sekda Jatim.
"Perpindahan ini berjalan smooth, tidak perlu ada adaptasi, tidak perlu ada penyesuaian-penyesuaian dengan orang baru, maka kami menyatakan bahwa roda pemerintahan Pemprov Jawa Timur itu harus terus berjalan," ucapnya.
Di sisi lain, Adhy Karyono meminta agar semua pihak meningkatkan kualitas kinerja, prestasi dan capaian yang telah diraih. S
ebagaimana diketahui selama kepemimpinan Gubernur Khofifah Jawa Timur berhasil mendapatkan prestasi di hampir semua bidang.
"Mohon untuk bisa diteruskan, kami bertekad untuk mempertahankan dan kalau memungkinkan meningkatkan semua kinerja dan prestasi," ucapnya.
Menurutnya kinerja tidak hanya diukur dari bagaimana keberhasilan nilai dari indikator tersebut, tetapi juga bagaimana implementasi di lapangan.
Program program bisa berjalan dengan baik dan masyarakat menerima hasil dan merasa puas.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




