Dampak El Nino dan Monsun Asia di Indonesia Tahun 2024 Menurut BMKG. Foto: Ist
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Fenomena El Nino dan Angin Monsun Asia di Indonesia pada tahun 2024 memiliki beberapa dampak yang perlu diwaspadai.
Guswanto selaku Deputi Bidang Meteorologi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan bahwa El Nino dan Monsun Asia yang berlangsung secara bersamaan akan berdampak ke beberapa wilayah ketika Indonesia memasuki musim hujan.
BACA JUGA:
- BREAKING NEWS! Gempa Magnitudo 3,0 Guncang Malang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
- Tetapkan Status Siaga Darurat Kekeringan, BPBD Jember Minta Warga Hemat Air hingga Waspada Karhutla
- Prakiraan Cuaca Jember Hari ini Senin, 11 Mei 2026: Suhu 23-31°C, Kecepatan Angin 6.3 m/s.
- Prakiraan Cuaca Banyuwangi Hari ini Senin, 11 Mei 2026: Suhu 24-30°C, Kecepatan Angin 10.5 m/s.
Secara umum fenomena El Nino memberikan dampak berupa pengurangan curah hujan tahunan atau annual rainfall di Indonesia secara tidak merata. Sedangkan Monsun Asia menyebabkan curah hujan menjadi tinggi.
Guswanto menjelaskan bahwa Monsun Asia adalah angin musim yang bersifat periodik yang biasanya terjadi di Samudera Hindia dan sebelah selatan Asia.
"Monsun Asia diprakirakan hingga April 2024," ujar Guswanto.
Guswanto menerangkan bahwa datangnya El Nino dan Monsu Asia ketika Indoensia memasuki musim hujan tidaklah sama di beberapa wilayah.
El Nino akan menyebabkan intensitas hujan di beberapa wilayah berkurang, sedangkan Monsun Asia menyebabkan wilayah Indonesia diguyur hujan dengan intensitas yang cukup tinggi.
Berikut beberapa wilayah yang merasakan curah hujan berkurang akibat El Nino:
-Kabupaten Banyuwangi
-Kabupaten Gresik
-Kabupaten Bangkalan
-Kabupaten Blitar
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




