Samirun, Kabid Pembinaan Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Ngawi saat di konfirmasi awak media, Jumat (1/12/2023).
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Viralnya siswa SMP Negeri 1 Gerih yang diduga mengalami perundangan (Bullying) oleh temannya, sudah kembali bersekolah.
Bahkan, pihak sekolah telah dipanggil Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Ngawi, akibat peristiwa itu.
BACA JUGA:
- Anak Perempuan di Surabaya Jadi Korban Bullying, Pemkot Lakukan Pendampingan
- Siswa SMPN 1 Gerih Jadi Korban Bullying Hingga Tak Sadarkan Diri, Sekolah: Hanya Bercanda!
- Usai Angkat 1.240 Guru P3K, Disdik Ngawi Sebut Masih Kekurangan Tenaga Pendidik
- Mutasi Jabatan, Bupati Ngawi: Ini Strategi Setiap Kepala Daerah
Dari informasi yang dihimpun BANGSAONLINE.com, MS (14) merupakan korban pengeroyokan oleh teman-temannya saat ini sudah aktif kembali bersekolah.
"Pihak sekolah sudah dipanggil ke dinas untuk klarifikasi. Dan saat ini (Jumat) siswa tersebut sudah masuk sekolah," jelas Samirun Kabid Pembinaan Pendidikan Dasar Dindik Ngawi, Jumat (1/12/2023).
Samirun mengatakan, insiden tersebut disebabkan kelalaian dari pihak sekolah yang saat itu para siswa sedang antri untuk salat Dzuhur berjamaah.
Selain itu, Samirun mengatakan, siswa kelas 8 yang tinggal bersama neneknya itu, mempunyai riwayat sakit asma.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




