Kerangka mobil korban teror pembakaran. Foto: MUTAMMIM/BANGSAONLINE
SAMPANG, BANGSAONLINE.com - Aksi pembakaran mobil yang diduga dilakukan oleh OTK (orang tak dikenal) kian marak di Sampang. Dalam sebulan terakhir, ada 3 kejadian di Kecamatan Ketapang, dan polisi belum mengungkap pelakunya.
Terbaru, mobil jenis Honda H-RV dengan nomor polisi N 1443 NN milik Matweki, warga Desa Banyusokah, dikabarkan hangus terbakar oleh seseorang. Berdasarkan informasi yang dihimpun BANGSAONLINE.com, pembakaran mobil itu terjadi sekira pukul 01.30 WIB di garasi.
BACA JUGA:
- Diskopimdag Sebut Konflik Timur Tengah Belum Pengaruhi Harga Pangan di Sampang
- Bukan karena Konflik Timteng, Pemkab Sampang Sebut Stok LPG Dipengaruhi Permintaan Tinggi
- Konflik Timur Tengah Masih Panas, Disnaker Sampang Sebut Pengiriman Pekerja Migran Tetap Berjalan
- Diskominfo dan Dinsos Sampang Kolaborasi Siapkan Sosialisasi Larangan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun
Kapolsek Ketapang, Iptu Hafissulah Mokoginta, membenarkan teror pembakaran mobil untuk yang ketiga kalinya. Menurut dia, pembakaran mobil ini dilakukan oleh seseorang dengan unsur kesengajaan.
Polisi juga telah melakukan olah TKP kemudian dilakukan penyelidikan. Sementara yang dihasilkan, polisi menemukan barang bekas alat pembakar mobil berupa kain.
"Sekarang masih dilakukan penyelidikan oleh Polsek dan dibantu oleh jajaran Satreskrim Polres Sampang," ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (19/11/2023).
Selain itu, polisi juga menemukan jejak pelaku saat masuk ke rumah korban. Sementara, petugas menyimpulkan pelaku masuk ke rumah korban melewati pagar belakang.
"Sementara dugaan kami (Polsek-Polres) pelaku melancarkan aksinya melewati pagar belakang. Sebab, pagar belakang kebuka tetapi jejak kakinya tidak kelihatan," ungkapnya.
Kapolsek Ketapang belum menemukan motif dari aksi teror pembakaran mobil tersebut, hanya saja tetap berupaya akan mengungkap kasus yang sedang marak ini.
Klik Berita Selanjutnya






