Dua Desa di Kabupaten Kediri Rebutan Sumber Air

Dua Desa di Kabupaten Kediri Rebutan Sumber Air Sumber Bedug yang jadi rebutan dua desa di Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri. Foto: Muji Harjita/BANGSAONLINE.

"Nama sumber itu bukan Sumber Bedug, tapi Sumber Gaya Remaja dan masih ada monumennya. Terjadi rebutan, karena semua lahan ingin dikuasai Desa Bedug, sehingga warga Desa Rembang Kepuh, protes," kata salah satu warga yang minta tidak disebut namanya.

Sementara itu, Kepala Dusun Bedug, Arif Jauharyanto, membantah keras bila dikatakan Pemdes Bedug ingin menguasai Sumber Bedug dan tidak melibatkan Pemdes Rembang Kepuh dalam pengelolaan sumber air itu.

"Pemdes Bedug ingin membangun terlebih dulu Sumber Bedug itu, sesuai surat dari Kementerian PUPR dan sesuai dengan gambar yang sudah disetujui oleh Kementerian PUPR," kata Arif, Selasa (7/11/2023).

Menurut Arif, ternyata pihak Pemdes Rembang Kepuh memaksa ingin dilibatkan dari awal. Jadi, kalau dibilang Pemdes Bedug akan meninggalkan Pemdes Rembang Kepuh, tidak benar.

Saat ini, lanjut Arif, Pemdes Bedug sedang melaksanakan pembangunan kawasan Sumber Bedug. Proses pembangunannya sendiri diawali oleh Pemdes Bedug dengan mengajukan pengurusan untuk pengelolaan sumber ke Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas sejak 2019 silam. Hingga akhirnya mendapat izin dari Kementerian PUPR untuk revitalisasi di 2021.

Terkait dengan dibongkarnya tembok sebelah selatan oleh Pemdes Rembang Kepuh, Arif menjelaskan, bahwa, pembongkaran itu sebenarnya tidak ada dalam berita acara saat pihak Pemdes Bedug dan Pemdes Rembang Kepuh dipertemukan di Pemkab Kediri. (uji/git).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO