Rombongan dari Pemkab Demak saat berada di Hutan Kota Joyoboyo, Kota Kediri. Foto: Ist
Menurut dia, kegiatan seperti ini perlu dilakukan antar pemerintah daerah guna sharing ilmu dan berbagi inspirasi demi pembangunan dan kemajuan pemerintah daerah.
"Harapannya dengan berbagi informasi dan pengalaman seperti ini bisa bermanfaat dan menghasilkan solusi yang strategis bagi pengelolaan sampah di Kabupaten Demak," katanya.
Sementara itu, Moh. Ridodin selaku Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Demak menuturkan selain tertarik dengan proses pengolahan sampah di Kota kediri, pihaknya juga ingin mengetahui kiat sukses Kota Kediri dalam meraih predikat Kota Paling Berkelanjutan dalam Universitas Indonesia (UI) Green City Metric 2022.
"Kota Kediri patut menjadi contoh atau barometer Kabupaten Demak karena menjadi kota green matrik atau kota berkelanjutan. Artinya Kota Kediri nyaman, aman dan bisa menjaga keseimbangan antara lingkungan hidup dengan masyarakat," paparnya.
Dengan melakukan kunjungan, Ridodin berharap bisa mempelajari penanganan permasalahan sampah organik dari Kota Kediri untuk bisa diimplementasikan di daerahnya. (uji/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




