Tim Asistensi Ditresnarkoba Polda Jatim yang dipimpin AKBP Dyah Arum Sari saat berkunjung ke Desa Kepatihan, Kecamatan Menganti, Gresik. Foto: Ist
Dyah menyatakan, penanganan kampung tangguh bebas narkoba juga dibutuhkan peran aktif dari stakeholder yang ada. Sehingga, sinergitas dapat dibangun untuk mencapai hasil maksimal terhadap pelayanan kepada masyarakat.
"Tidak hanya Polri. Seluruhnya juga ikut bertanggung jawab. Makanya, strukturnya melibatkan pemerintahan, BNN, tokoh agama dan masyarakat, serta stakeholder terkait," pungkasnya.
Sementara itu, Kapolres Gresik, AKBP Adhitya Panji Anom, mendukung program kapolri melalui Kampung Bebas Narkoba.
"Mari sama-sama mulai dari keluarga dan lingkungan jauhi bahaya narkoba. Jangan takut untuk melaporkan bila ada keluarga yang menggunakan narkoba," tuturnya.
Tatak menambahkan, apabila pengguna narkoba rela melapor maka akan dibantu.
"Kami akan membantu program rehabilitasi," ucapnya. (hud/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




