Ketua Umum PP IKA Unair, Khofifah Indar Parawansa, saat menghadiri Gathering Alumni Universitas Airlangga wilayah DKI Jakarta 2023.
JAKARTA, BANGSAONLINE.com - Ketua Umum PP IKA Unair yang juga Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menghadiri Gathering Alumni Universitas Airlangga Wilayah DKI Jakarta 2023, Minggu (6/8/2023). Saat itu, ia mengajak para alumni satu almamaternya untuk memberikan kontribusi strategis menyongsong Indonesia Emas 2045.
“Presiden sudah melaunching rencana pembangunan mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. IKA UNAIR yang tahun ini memasuki usia 51 tahun dan UNAIR sendiri telah memasuki usia 69 tahun dan masuk rangking 345 dunia berdasarkan perangkingan yang dilakukan lembaga pemeringkatan dunia Quacquarelli Symonds (QS) tentu sangat kaya dengan gagasan strategis. Oleh karena itu saya mengajak kita merumuskan konsep pembangunan ekonomi hijau ke arah pembangunan ekonomi biru yang kita kontribusikan kepada negara menuju Indonesia Emas 2045,” ungkapnya.
BACA JUGA:
- Gubernur Khofifah Sebut EJIES 2026 Jadi Pusat Inovasi Pendidikan Terbesar di Jatim
- Lepas Kloter Terakhir Jamaah Haji Embarkasi Surabaya, Gubernur Khofifah: Jaga Kesehatan dan Ibadah
- Gubernur Khofifah dan Mendikdasmen Lepas 3.600 Lulusan SMK dan LKP Bekerja ke Luar Negeri
- Pimpin Upacara Harkitnas 2026, Gubernur Khofifah Ingatkan Generasi Alfa Harus Siap Hadapi Era AI
Khofifah mengatakan bahwa format gathering ini harus diarahkan pada format rembug nyekrup. Maksudnya setelah rembugan ayo di sekrupkan sehingga menjadi action plan yang komprehensif.
“Karena kekuatan alumni kita ini masih banyak tersebar , maka ini perlu semacam spare part untuk saling menyambungkan. Sehingga gerakan dan keberadaan IKA UNAIR lebih besar dan lebih terdengar,” ujarnya.
Menurut dia, salah satu yang perlu menjadi perhatian alumni Unair ialah rencana pemindahan Ibu Kota Negara ke IKN Nusantara di Kalimantan Timur.
"Karena Unair ada di Jawa Timur, maka secara de facto saya rasa Unair dan Jatim punya peran besar bagi Ibu Kota Negara . Meskipun IKN ada di Kalimantan Timur tetapi sangat mungkin Jawa Timur menjadi supporting system bagi IKN,” urai Khofifah.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




