Gubernur Khofifah saat mendampingi Megawati Soekarnoputri meresmikan Kebun Raya Mangrove di Gunung Anyar, Surabaya.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Gubernur Khofifah optimis Kebun Raya Mangrove di Gunung Anyar, Surabaya, mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Hal tersebut diungkapkan ketika mendampingi Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, yang juga Ketua Yayasan Kebun Raya Indonesia saat meresmikan kawasan hutan bakau di Kota Pahlawan itu.
Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Megawati dan penyerahan spesies mangrove baru secara simbolik kepada Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi. Dengan demikian, Kebun Raya Mangrove di Gunung Anyar, Surabaya, memiliki 58 spesies mangrove, dan 17 spesies di antaranya telah teregistrasi secara resmi.
BACA JUGA:
- Laksanakan Sholat Idul Adha di Al Akbar, Gubernur Khofifah Serahkan Kurban dari Presiden Prabowo
- Khofifah Pantau Stok Bahan Pokok di Pasar Bojonegoro, Sejumlah Komoditas Terpantau Naik
- Tinjau Pasar Banjarejo, Gubernur Khofifah Pastikan Harga Stabil Jelang Idul Adha 2026
- Pastikan Stok Hewan Kurban Cukup, Gubernur Khofifah Tinjau Koperasi Ternak di Lamongan
“Alhamdulillah, hari ini Kebun Raya Mangrove Surabaya sudah diresmikan. Kami optimis keberadaan kebun raya ini akan semakin menjaga kelestarian alam kita, menguatkan wilayah pesisir dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Khofifah bersama Megawati melakukan peninjauan di sekitar mangrove. Tak hanya itu, ia juga menyapa dan berdiskusi dengan para finalis Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup.
Khofifah mengatakan, peresmian ini bersamaan dengan Hari Mangrove Sedunia yang diperingati setiap tanggal 26 Juli. Sehingga, dirinya berharap momen ini juga dijadikan sebagai momentum membangun kesadaran akan pentingnya mangrove di masyarakat.
"Awareness itu bukan hanya mengerti kalau mangrove itu vital bagi ekosistem dunia. Tapi juga ikut menjaga dan melestarikan mangrove," ucapnya.
Lebih lanjut dikatakannya, inisiasi kebun raya mangrove di Surabaya ini semakin menguatkan upaya yang selama ini digalakkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam meningkatkan pengelolaan dan pelestarian mangrove.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




