Kepala Disdik Lamongan, Munif Syarif.
LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Lamongan, Munif Syarif, mengatakan bahwa terdapat dua SDN yang tidak mendapatkan murid baru pada tahun ajaran baru 2023/2024. Ia menyebut, dua sekolah itu berada di Desa Jegreg, Kecamatan Modo, dan Desa Patihan, Kecamatan Babat.
"Tahun ini ada dua SD Negeri di Lamongan yang tidak mendapatkan murid," ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (20/7/2023)
BACA JUGA:
- Gangguan Transmisi 500 kV, PLN Angkat Bicara soal Listrik Padam di Tuban hingga Lamongan
- Video Viral Diduga Pocong di Gang Kampung Gegerkan Warga Lamongan
- Truk Muat Combine Terbakar di Raya Lamongan-Babat, Kerugian Ditaksir Rp 40 Juta
- Jelang Iduladha, Pasar Hewan Ternak Tikung Lamongan Ramai Meski Harga Sapi Naik hingga 3 Juta
Sedangkan untuk jumlah siswa:secara umum di Lamongan mengalami kenaikan dari 7.803 pada tahun sebelumnya menjadi 8.098 siswa. Setelah mendapatkan laporan tentang sekolah yang tidak mendapatkan murid, Munif langsung memanggil kepala dan komite sekolah.
"Saat itu, kepala Ssekolah bersama komite sepakat tidak dilakukan penutupan. Mereka tahun depan sanggup dan akan berusaha supaya tidak kosong," tuturnya.
Ia menyatakan, sekolahan akan ditutup atau dimerger ke sekolah lain apabila 3 tahun berturut-turut tidak mendapatkan murid baru.
"Dua SDN yang tahun ini tidak mendapat kan siswa baru, Kepala Sekolah dan komite tahin depan sanggup berupaya mendapatkan siswa baru," pungkasnya. (qom/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




