Sulisno Irbansah dan Abdullah Hamdi. Foto: SYUHUD/BANGSAONLINE
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Komisi III DPRD Gresik mereaksi banyaknya tanaman mati di taman-taman kota yang menjadi tanggung jawab dinas lingkungan hidup (DLH) setempat. Komisi III langsung menegur Kepala DLH Gresik, Sri Subaidah.
"Tanaman di taman kota mati. Makanya ini lagi tak marahi," kata anggota Komisi III DPRD Gresik, Abdullah Hamdi, kepada BANGSAONLINE.com, Kamis (20/7/2023).
BACA JUGA:
- Golkar dan PDIP Gresik Lakukan Pergantian Pimpinan Komisi DPRD
- Golkar Tunjuk Wongso Negoro Jadi Wakil Ketua DPRD Gresik PAW, Targetkan 11 Kursi pada 2029
- BPJS Gresik Dukung Peluncuran Program Prolanis Muda, Sasar Generasi Produktif Cegah Penyakit Kronis
- Bupati Gresik Paparkan Silpa Rp452 Miliar di APBD 2025
Ia mengaku telah menelepon pihak terkait untuk mempertanyakan banyaknya tanaman mati di taman kota. Apa tak dirawat dan disiram dengan baik?
"Pengakuan Kadis LH sudah disiram setiap hari. Disiram sekali. Itu jelas kurang. Makanya banyak yang mati," ungkapnya.
Idealnya, kata Hamdi, tanaman di taman-taman disiram 2 kali sehari (pagi dan sore). Apalagi, saat ini sudah tiba musim kemarau.
"Seharusnya disiram 2 kali sehari. Pagi dan sore," tuturnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




