KM. Darussalam Kapal yang tenggelam di Dermaga Branta Pesisir, Kabupaten Pamekasan, hanya terlihat bagian atasnya.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Polisi mengungkap penyebab tenggelamnya kapal KM. Darussalam di Dermaga Branta Pesisir, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Senin (17/7/2023).
Ipda Isrok, Kasatpol Air Polres Pamekasan, menyampaikan tenggelamnya kapal bermesin 6 silinder milik Warisin (50) tersebut akibat dihantam ombak tinggi dan tersapu angin kencang.
BACA JUGA:
- Dihadiri Mendikdasmen, Puluhan Siswa Pingsan Saat Senam Anak Indonesia Sehat di Pamekasan
- Dugaan Penipuan Umrah di Pamekasan Memanas, Korban Kini Digugat Balik Agensi
- Bupati Pamekasan Tiga Kali Tinjau SGMRP Demi Sukseskan Puncak Hardiknas Jatim 2026
- Jelang Iduladha, PLN ULP Pamekasan Perkuat Jaringan demi Cegah Gangguan Listrik
"Sekitar pukul 00.30 WIB, di perairan sekitar Pelabuhan Branta Pesisir terjadi ombak tinggi di sertai angin kencang yang mengakibatkan KM. Darussalam berbenturan dengan kapal yang parkir di sebelahnya secara terus menerus," terang Isrok.
"Diperkirakan karena benturan tersebut, KM. Darussalam diperkirakan mengalami kebocoran dan tenggelam," katanya.
Ia mengatakan dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Sebab, tidak ada seorang pun di dalam kapal tersebut. Namun, Warisin sang pemilik kapal, mengalami kerugian materiil hingga mencapai Rp50 juta.
Sementara itu, pihak kepolisian bersama BPBD dan masyarakat sempat berusaha untuk menarik kapal tersebut ke pinggir pantai. Namun dikarenakan keterbatasan alat, sehingga penarikan tersebut dilanjutkan besok. (dim/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




