Satu Keluarga di Bojonegoro Dibacok oleh Menantunya Sendiri

Satu Keluarga di Bojonegoro Dibacok oleh Menantunya Sendiri RAWAT. Satu keluarga dirawat di RSU Sumberejo, setelah menjadi korban pembacokan oleh menantunya sendiri. Foto: Eky Nurhadi/BANGSAONLINE

Dapat sabetan parang, Susilowati dan Sumadji teriak minta tolong. Perempuan yang kena parang di siku sebelah kiri dan menyebabkan dislokasi tulang itu berteriak sejadi-jadinya. Begitu juga dengan Sumadji yang kena parang pada telinga sebelah kiri, serta hidungnya. Teriakan mereka mengundang para tetangga mendekat dan masuk ke rumah, termasuk Arif Saifuddin, putra Sumadji yang sebelumnya berada di luar rumah.

Saat Arif (19) masuk rumah, dia juga langsung disabet parang oleh Heriyanto yang tak memiliki pekerjaan itu. Arif kena bacok di bagian dada hingga robek sepanjang 3 cm serta siku kirinya mengalami dislokasi karena menangkis sabetan parang.

Seorang kerabat dekat Sumadji, Sunardi mengatakan, mendengar teriakan Susilowati dan Sumadji, para tetangga mulai berdatangan. Mereka mengepung rumah itu untuk menangkap Heriyanto. Namun, karena tak ada pencahayaan, para tetangga kesulitan menangkap Heriyanto.

"Mereka (tetangga) tahunya dia lari mengendarai sepeda motor," kata Sunardi.

Ia menceritakan, sebelum peristiwa itu berlangsung, Heriyanto membuat status sosial media facebook yang isinya bahwa dia ingin melibas (membunuh) keluarga Sumadji. "Itu sudah ramai, saya tahunya dari teman-temannya," terang Sunardi.

Namun, hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan dari pihak kepolisian terkait aksi pembacokan yang dilakukan Heriyanto. Polisi mengaku masih memburu pelaku. (nur/rvl)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO