Supriyo, Korlap Aksi, saat berorasi didepan masa aksi yang melibatkan anak-anak. Foto: Muji Harjita/BANGSAONLINE.com
Saat ditemui, Korlap Aksi, Supriyo mengatakan, pihaknya sengaja melibatkan anak-anak untuk demo karena sebagai bentuk edukasi terhadap anak-anak.
"Kebetulan anak-anak sedang liburan sekolah, makanya kami ajak demo ke Balai Kota sekalian untuk melihat dari dekat Balaikota,"kata Supriyo.
Usai melakukan aksinya di depan Balai Kota Kediri, massa bergeser ke restoran cepat saji McDonald’s untuk melakukan orasi secara bergantian.
Selain melakukan orasi, di depan restoran cepat saji McDonald’s, mereka juga menggelar pertunjukan barongan dan jaranan. Setelah itu, mereka melanjutkan aksinya ke Kantor Kejaksaan Negeri Kota Kediri, untuk melaporkan dugaan penyelewengan penggunaan anggaran.
Di Kantor Kejaksaan Negeri Kota Kediri, para pendemo diterima Kasi Intelijen Kejari Kota Kediri Harry Rachmat dan jajaran. Mereka melaporkan kepada Kejaksaan Negeri Kota Kediri terkait dugaan penyelewengan penggunaan anggaran dari bagi hasil cukai rokok.
Kasi Intelijen Kejari Kota Kediri Harry Rachmat, mengatakan, bahwa laporan LSM Saroja tersebut akan ditindaklanjuti secepatnya.
"Tentunya setiap laporan yang masuk akan diterima dan akan ditindaklanjuti,"kata Harry Rachmat, Kamis (6/7/2023). (uji/sis).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




