Sampang Waterpark. Foto: MUTAMMIM/BANGSAONLINE
SAMPANG, BANGSAONLINE.com - Peristiwa tewasnya bocah berinisial RS (4) dari Pamekasan di wisata kolam renang Sampang Waterpark langsung ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian. Petugas dari satreskrim bersama jajaran Polsek Sampang melakukan olah TKP.
Kepada BANGSAONLINE.com, Kapolsek Sampang AKP Tomo membenarkan bahwa pihak kepolisian sudah melakukan olah TKP di Sampang Waterpark.
BACA JUGA:
- Diskopimdag Sebut Konflik Timur Tengah Belum Pengaruhi Harga Pangan di Sampang
- Bukan karena Konflik Timteng, Pemkab Sampang Sebut Stok LPG Dipengaruhi Permintaan Tinggi
- Konflik Timur Tengah Masih Panas, Disnaker Sampang Sebut Pengiriman Pekerja Migran Tetap Berjalan
- Diskominfo dan Dinsos Sampang Kolaborasi Siapkan Sosialisasi Larangan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun
"Olah TKP di kolam renang sudah dilakukan pasca kejadian itu," katanya, Minggu, (2/7/2023).
Ditanya terkait hasil olah TKP, Tomo tidak bisa menjelaskan. Sebab, kasus itu diambil alih oleh Satreskrim Polres Sampang. Ia justru mengarahkan untuk konfirmasi kepada Kasatreskrim AKP Sukaca.
"Untuk hasil olah TKP silahkan menanyakan langsung pada Satreskrim Polres Sampang, kasus ini ditangani satreskrim," ungkapnya.
Sementara Kasatreskrim Polres Sampang AKP Sukaca berkali-kali dihubungi BANGSAONLINE.com untuk dimintai hasil olah TKP di Sampang Waterpark belum bisa menanggapi.
Sedangkan Humas Sampang Waterpark Joko Maulana tidak menampik adanya olah TKP yang dilakukan oleh Satreskrim Polres Sampang dan jajaran Polsek Sampang.
"Olah TKP sudah dilakukan dari Satreskrim Polres Sampang dan jajaran Polsek Sampang pasca korban diantarkan ke rumah duka," katanya.
Ditanya terkait barang bukti apa saja yang diperoleh oleh polisi, Joko mengaku tidak tahu karena dirinya saat olah TKP tidak ada di tempat.
"Saat olah TKP saya tidak ada di tempat, kebetulan saya sedang mengantarkan korban ke rumah duka menggunakan mobil ambulans Sampang Waterpark," pungkasnya.
Berdasarkan pantauan BANGSAONLINE.com di lokasi, Sampang Waterpark tetap dibuka seperti biasanya meski kejadian kemarin telah menewaskan seorang bocah dari Pamekasan. Pengunjung wisata Sampang Waterpark terus berdatangan. Meski telah dilakukan olah TKP, polisi juga tidak memberi police line atau garis polisi di titik lokasi bocah tenggelam. (mim/git)






