Ilustratrasi Bagaimana Interaksi dan Dampak dari Roleplay (canva)
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Roleplayer punya cara menarik tersendiri dalam berkomunikasi. Pesan mereka dibuat dengan bahasa sendiri. Bahasa yang digunakan lebih eksklusif atau hanya dapat dimengerti oleh Roleplayer lainnya.
Dalam membuat bahasanya, mereka seringkali menggunakan istilah dan singkatan baru. Tidak ada batasan bagi Roleplayer untuk menemukan atau mencetuskan istilah kata dan singkatan baru. Istilah-istilah tersebut kemudian dapat menjadi populer karena digunakan mereka secara kolektif.
BACA JUGA:
- Heboh! Pasangan Sejoli Terekam Kamera Mesum di Kawasan Kampus Universitas Jember
- Syaikh Mamduh Mesir Ungkap 5 Kriteria Informasi Berkualitas untuk Medsos di PP Amanatul Ummah
- WhatsApp Bisnis: Alat Komunikasi Penting untuk Penjualan Digital
- Kedudukan Pers Sangat Tinggi dalam Undang-Undang, Wartawan Harus jaga Marwah Pers
Beberapa contoh istilah dan singkatan yang seringkali muncul di kalangan Roleplayer : 72H merupakan singkatan dari 72 hour (jam) yang digunakan untuk menyebutkan aktivitas dua Roleplayer yang sedang melakukan pendekatan pada relasi couple. JJKP adalah singkatan dari jomblo-jomblo kebelet pacaran, merupakan istilah yang merujuk Roleplayer yang sedang mencari kekasih. Adapun singkatan SA (secret admirer) untuk Roleplayer yang diam-diam jatuh cinta pada Roleplayer lain. RL singkatan dari real life, RPW singkatan dari Roleplayer World dan masih banyak lagi.
Selain membuat istilah atau singkatan lain, seperti pengguna media sosial pada umumnya, mereka menggunakan bahasa imagine. Bahasa ini digunakan agar percakapan mereka tidak hambar alias ada pesan-pesan teks yang berkaitan dengan membayangkan aktivitas gerakan tubuh asli. Seolah-olah merasa dapat bertemu dan kontak fisik secara langsung.
Penulisan pesan imagine diawali simbol (/) sebagai tanda yang telah mereka sepakati. Misalnya /tiduran di sebelah kamu/ memelukmu/ kecup bibir kamu/ mwah. Pola tersebut menggambarkan Roleplayer sedang membayangkan sedang tiduran di sebelah Roleplayer lainnya, memeluknya dan kemudian melakukan kecupan di bibir serta mengatakan mwah.
Cara lain untuk Roleplayer berkomunikasi dapat menggunakan gambar atau video. Mereka menggunakan gambar atau video bermaksud lebih menghidupkan lagi bentuk setiap pesan demi menguatkan storyline. Mulai dari menggunakan gambar aktivitas mereka yang berperan sebagai dokter, ia akan mengunggah foto atau video seorang dengan pakaian dokter. Bahkan dengan terbukanya mereka yang membangun storyline sebagai "wanita penggoda" tak segan-segan mengunggah foto bernuansa erotis.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




