Dani, salah satu penjual hewan kurban di Desa Laden, Pamekasan.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Desa Laden, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan mempunyai julukan yang cukup unik setiap tahunnya, yakni dengan dikenal sebagai Desa Penjual Hewan Kurban.
Julukan tersebut, bukan tanpa alasan, pasalnya memang setiap tahunnya, warga Desa Laden mayoritas berprofesi sebagai penjual kambing dan sapi.
BACA JUGA:
- Kunker ke Pamekasan, Mensos Gus Ipul Bakal Evaluasi Usai Dugaan 40 Persen Bansos Tak Tepat Sasaran
- Pelantikan Dekopinda Pamekasan, Bupati Sebut Gelontorkan Hampir Rp2 M untuk UMKM dan Koperasi
- Bea Cukai Madura Didesak Usut Dugaan Pabrik Rokok Bermasalah
- Kasus Kekerasan Seksual Anak Perempuan di Pamekasan Naik, Faktor Keluarga Tak Harmonis Jadi Pemicu
Dani, warga setempat menyampaikan, julukan tersebut sudah dari dulu, karena mayoritas memang penjual hewan kurban, bahkan diketahui sudah turun temurun sejak dulu.
"Untuk pendapatan sendiri tergantung dari musimnya kalo musim kurban seperti saat ini memang bisa mencapai jutaan rupiah," katanya, Jumat (23/6/2023)
Ia juga mengatakan, penjualan sapi dan kambing ini, setiap tahunnya tidak hanya untuk hewan kurban, akan tetapi juga menyediakan untuk orang yang membutuhkan untuk akikah.
"Yang pelihara kambing dan sapi berbeda setiap warga Desa Laden mas, ada yang memelihara 100 ekor kambing, ada juga yang fokus pelihara sapi paling banyak 30 pasang, untuk dijual saat menjelang Hari Raya Kurban maupun di hari biasa," tutupnya (dim/sis)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




