Massa aksi saat menggelar demo di depan restoran cepat saji dengan menampilkan pertunjukan barongan. Foto: MUJI HARJITA/ BANGSAONLINE
KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Puluhan massa aksi yang tergabung dalam perkumpulan Saroja menggelar demo di Kantor Disbudparpora Kota Kediri, Rabu (21/6/2023). Mereka mempertanyakan objek yang diduga cagar budaya di Jalan Brawijaya yang kini berubah menjadi restoran cepat saji McDonald's.
Dalam demo tersebut, massa membawa kelompok barongan Mayangkoro. Barongan itu ditampilkan di depan restoran cepat saji McD yang masih ditutup dengan pagar seng. Puas berjoget dan berorasi, mereka bergeser menuju kantor dinas disbudparpora.
BACA JUGA:
- Wali Kota Kediri Dorong Guru TK Ciptakan Pembelajaran Menyenangkan di Era Digital
- Wali Kota Kediri Tekankan Stabilitas Daerah Demi Kelancaran Pembangunan
- Di Pertemuan Rutin Himasal dan Lim, Gus Qowim: Ulama dan Umara Harus Sinergi dengan Masyarakat
- Ular Piton 2 Meter Muncul di Pekarangan Rumah Warga, Damkar Pos Grogol Kediri Lakukan Evakuasi
Supriyo, Korlap Aksi, mengatakan bahwa rumah yang sekarang dijadikan restoran cepat saji McDonald's itu adalah objek diduga cagar budaya (ODCB) yang mestinya harus dilindungi.
"Kami menolak keras berdirinya restoran cepat saji McDonald's di objek diduga cagar budaya ini," ujarnya.
Priyo menuntut agar objek diduga cagar budaya itu dikembalikan ke bentuk aslinya.
"Kami minta penjelasan Kepala Disbudparpora Kota Kediri, bagaimana bisa keluar rekomendasi berdirinya restoran cepat saji McDonald's tersebut. Padahal tempat itu adalah objek diduga cagar budaya," tuturnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




