BPBD dan Polisi setempat saat melakukan evakuasi terhadap korban kecelakaan di depan JPO Wonokromo.
Kecelakaan akibat tiang JPO di Wonokromo ini, bukanlah kejadian yang pertama. Dulu, saat proyek jalan forntage digarap, keberadaan tiang JPO ini disorot.
Masyarakat menilai, bisa membahayakan pengguna jalan, sebab tiang tersebut berdiri di tengah jalan.
Salah satu warga bernama Rachman, yang memiliki rumah sekitaran lokasi kejadian mengatakan, dulu saat baru-barunya proyek ini sudah menelan korban jiwa.
“Dulu saat baru barunya proyek ini sudah menelan jiwa, memang berbahaya tiang itu harusnya dipindah. Padahal banyak yang mengusulkan namun belum ditindak lanjuti,” ujarnya saat di tempat kejadian.
Namun, masukan tersebut tidak ditanggapi pemerintah. Hal ini, dibuktikan tiang tersebut tetap berada di tengah jalan dan tidak dipindahkan.
Selain itu, ia juga menyebut banyak gorong di ruas jalan tersebut, tidak diaspal dengan sempurna. Sehingga, membuat kondisi beberapa titik bergelombang.
"Frontage Wonokromo sudah makan korban. Masa iya sekelas Kota Surabaya tidak ada petugas ahli buat cek kelayakan jalan," keluh Rachman menanggapi kecelakaan ini. (rus/sis)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




