Wali Kota Pasuruan berharap konsep wisata terintegrasi bisa berkembang. (Ardianzah)
7. Menjaga kondusifitas sosial dan politik menjelang pilkada serentak
8. Sarana dan prasarana sosial sebagai upaya pengentasan kemiskinan ekstrim dan stunting.
Terkait dengan upaya pertumbuhan ekonomi di Kota Pasuruan, Gus Ipul memberikan arahan untuk memaksimalkan pengelolaan wisata terintegrasi yang bisa dikembangkan di Kota Santri.
"Saya amati warisan heritage di Pasuruan ini luar biasa. Banyak yang bisa kita maksimalkan kedepannya. Saya bercita cita kawasan heritage ini disatukan dengan wisata pelabuhan dan wisata religi. Selain itu, wisata kampung tematik juga bisa dikembangkan di Kota Pasuruan" tambah Gus Ipul.
Menurutnya, jika beberapa konsep wisata terintegrasi ini bisa dikembangkan secara maksimal, maka wisatawan nantinya akan memperoleh banyak hal di dalam Kota Pasuruan.
"Wisata religi dapat, heritage, pelabuhan, dan kampung tematik juga dapat" ucap Gus Ipul.
Saifullah Yusuf juga memberikan arahan kepada stakeholder agar tidak malu belajar dari kota lain, termasuk dalam pengelolaan kampung tematik. Ia menambahkan sejumlah kampung tematik di Kota Malang layak untuk ditiru dan diwujudkan di Kota Pasuruan.
"Tidak perlu jauh-jauh untuk belajar. Di kota tetangga seperti Malang, beberapa kampung tematik bisa kita tiru untuk dibangun di Pasuruan" imbuhnya.
Lebih lanjut, Gus Ipul menambahkan bahwa pihaknya bersama stakeholder terkait sedang menyiapkan gagasan wisata baru Kota Pasuruan di salah satu kelurahan. Wali kota berpendapat bahwa pengembangan pariwisata nantinya akan mempunyai pengaruh yang bagus bagi pertumbuhan ekonomi karena akan membangkitkan sektor UMKM dan ekonomi kreatif.
"Nanti tinggal kita ikuti dengan upaya bagaimana UMKM menghasilkan suatu karya, makanan, dan oleh-oleh kerajinan yang kreatif," ujar Gus Ipul.
Hal lain yang juga tidak kalah penting dibicarakan dalam prioritas pembangunan 2024 adalah penurunan prevalensi stunting. Untuk mewujudkan target penurunan angka stunting, Ia menghimbau kepada seluruh pihak agar dapat bekerja sama.
"Salah satunya saya berharap peran para lurah. Dampingi masyarakat, termasuk utamanya yang akan menikah agar diberikan edukasi agar anak-anak mereka terhindar dari stunting" katanya (ard/par/git)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




