Tidak hanya itu, Jajaran Forkopimda Jawa Timur juga melakukan penandatanganan komitmen bersama dalam rangka mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban umum pada perayaan tahun baru 2023 di Wilayah Provinsi Jawa Timur.
Hal itu dilakukan guna menjaga suasana yang aman kondusif di tengah perayaan pergantian tahun 2023. Sehingga masyarakat tetap merasa aman dan juga nyaman menyambut tahun baru.
"Ada delapan item yang menjadi komitmen kami bersama. Kita semua berkomitmen menjaga semuanya, bersama-sama nyaman sehat dan penuh kebahagiaan,” ungkap Gubernur Khofifah.
Adapun delapan poin komitmen bersama itu antara lain menjaga keamanan dan ketertiban umum di wilayah Provinsi Jawa Timur, kemudian melakukan pengamanan obyek-obyek vital di daerah, antara lain pusat perbelanjaan, hotel, dan obyek wisata.
"Kami juga bersama ribuan warga Jatim melakukan sholawat dan doa bersama untuk menyambut tahun baru 2023 yang lebih berkah dan penuh kebaikan," tandasnya.
Di detik-detik tahun baru 2023, Gubernur Khofifah juga menggelar kegiatan memukul kentongan secara serentak di desa dan kelurahan se-Jatim.
Agenda itu memecahkan Rekor Dunia Muri (Museum Rekor Indonesia) untuk pemukulan kentongan serentak dengan lokasi terbanyak secara hybrid di Halaman Gedung Negara Grahadi Surabaya, Sabtu (31/12) malam. Total jumlah kentongan sebanyak 30.515 yang dipukul secara serentak di desa dan kelurahan se-Jatim.
"Mari kita sambut tahun baru 2023 dengan penuh optimisme, bahwa Jawa Timur akan semakin maju dan semakin hebat," pungkas Gubernur Khofifah. (dev/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




