Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani menyalami penumpang asal Bawean di dalam kapal dr. Soeharso TNI AL. FOTO: SYUHUD/BANGSAONLINE.com
"Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan yang telah diberikan oleh TNI Angkatan Laut. Kita tahu, sudah hampir 9 hari kapal tidak bisa berlayar karena ombak besar," ucapnya.
Ia berharap, dengan ada bantuan sembako yang dikirimkan, dapat mengurangi resiko inflasi di wilayah tersebut. mengingat , stok sembako di Bawean, sudah menipis.
"Masyarakat Bawean tidak perlu cemas, karena kita bisa mengirim seluruh bahan kebutuhan di sana. Tentunya dengan sinergitas bersama Pangkoarmada II," terangnya.
Sementara itu, salah satu penumpang asal Desa Daun, Kecamatan Sangkapura, Muhammad Rustan (47) berterima kasih kepada pihak terkait, atas bantuan kapal untuk membantu kepulangan ke Bawean.
"Alhamdulillah, berarti pemerintah Kabupaten Gresik itu cepat tanggap. Karena rencana awal kami mau pulang hari Sabtu kemarin tapi sudah tidak ada kapal," tuturnya.
Ia berharap, kedepannya ada kapal baru yang sanggup ke Bawean dengan kondisi cuaca apapun.
Kapal AL dr. Soeharso saat tiba di Pelabuhan Bawean, kembali mengangkut penumpang untuk dibawa ke Gresik. Kapal tersebut, akan membawa 615 penumpang. (hud/sis)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




