Sejumlah siswa Madrasah Ibtidaiyah dari Kecamatan Sarirejo, Lamongan, saat mengikuti Pergamacam di WEGO.
LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 368 siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kecamatan Sarirejo mengikuti Perkemahan Penggalang Ma'arif Kecamatan (Pergamacam) di Lokasi Wisata Edukasi Gondang Outbond (WEGO) Lamongan, pada 24-25 Desember 2022.
Ketua LP Ma'arif NU Sarirejo, Syaiful Anam, mengatakan bahwa kegiatan kemah Pramuka yang digelar oleh Sako Ma'arif NU Kecamatan Sarirejo diikuti 18 MI, dan menggunakan 80 tenda. Ia menyebut, kegiatan ini dalam rangka membentuk dan mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman, serta bertaqwa kepada Allah SWT.
BACA JUGA:
- Libur Iduladha 2026, Penumpang Kereta di Stasiun Lamongan Diproyeksi Tembus 4.371 Orang
- Sapi Kurban Jumbo Ngamuk di Lamongan Kota, Warga dan Pengendara Panik
- Motor Diduga Hasil Curian Ditemukan di Pinggir Jalan Kembangbahu Lamongan, Pemilik Terlacak Lewat WA
- Gangguan Transmisi 500 kV, PLN Angkat Bicara soal Listrik Padam di Tuban hingga Lamongan
"Agar tujuan pendidikan tercapai, tentunya diperlukan kegiatan seperti Pramuka, sebagai upaya membangun, mengembangkan karakter, serta nilai-nilai luhur peserta didik, agar memiliki akhlaq mulia, sehat, berilmu, mandiri, cakap, dan kreatif. Selain kokurikuler, ekstrakurikuler juga tak kalah penting untuk mengembangkan potensinya," paparrnya.
Menurut dia, seorang pemimpin tidak bisa muncul dengan tiba-tiba, butuh proses dan praktik kepemimpinan. Ia menuturkan, pendidikan kepramukaan berperan dalam proses pembentukan kepribadian dan kecakapan hidup.
"Kepramukaan menjadi salah satu kegiatan yang mampu melahirkan sosok pemimpin baru yang kreatif dan inovatif, Maka selain pembinaan mental juga karakter yang kita tekankan dalam kegiatan ini," pungkasnya. (qom/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




