Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2022 Kota Pasuruan Tuntas Digelar

Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2022 Kota Pasuruan Tuntas Digelar Wakil Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, saat menyerahkan penghargaan kepada pemenang dalam ajang Inovasi Pelayanan Publik 2022.

"Jangan karena lombanya sudah selesai, dapat piala, hanya dipajang namun harus ditindaklanjuti. Anda harus memahami bahwa inovasi yang kita lakukan bukan berorientasi pada bisnis, namun pada pelayanan masyarakat. Harus terus diukur manfaat dari inovasi yang kita lakukan," paparnya.

"Pengukuran tingkat manfaat dari inovasi menjadi penting untuk dilakukan sebab inovasi sangatlah dinamis. Jika hari ini program A dikatakan sebagai sebuah inovasi, belum tentu dalam 2-3 tahun kedepan inovasi ini masih relevan dengan kebutuhan masyarakat," imbuhnya.

Adi turut meminta seluruh perangkat daerah di Kota untuk mengesampingkan ego sektoral, agar dalam menciptakan sebuah inovasi berorientasi pada tujuan bersama menuju Kota Madinah. 

Sebanyak 54 Unit Penyelenggara Pelayanan Publik ikut berpartisipasi dalam Kovablik Kota 2022. Untuk mendapatkan 20 besar inovasi terbaik, peserta mempresentasikan gagasannya serta wawancara dengan tim juri.

Kemudian, mereka melakukan verifikasi dan kunjungan lapangan untuk selanjutnya diumumkan sepuluh besar nominasi inovasi terbaik. Namun dari Top 10 tersebut, dipilihlah 3 inovasi terbaik yang memilik keunggulan dibanding tujuh inovasi lainnya.

Ketiga inovasi tersebut adalah Banser (Bandeng Jelak Serbu Restoran) oleh Dinas Perikanan, Buih Jadi Permadani (Ibu Hamil Jalani Persalinan Aman Dapat Foto Bayi, dan Dokumen Kependudukan Akta Kelahiran, KK, dan KIA) oleh UPT Puskesmas Karangketug, serta Jalan Berdua (Kerja Sama Pelayanan Penerbitan KK dan E-KTP dengan KUA) oleh Dispendukcapil. (par/mar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Penuhi Air Bersih Warga, Pemdes Krandegan Sukseskan Program SPAM dari PUPR':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO