Roul Amrullah berbica di kelas diklat moderator. Acara bagi anggota PWI ini kerja sama dengan Diknas Kota Mojokerto. Foto: YUDI EKO PURNOMO/ BANGSAONLINE.com
Ia mengungkapkan sejumlah cara meraih kepercayaan diri. Misalnya, dengan tidak takut gagal dan mengingat sukses masa lalu. Satu hal yang penting menurutnya adalah datang awal dan menguasai situasi.
Sementara itu, dalam pemaparannya, Say Mala Muzaky menjelaskan tiga hal dasar untuk tampil sebagai pembicara. Yakni teori dasar komunikasi, olah vokal teknik presentasi. Dengan dikuasainya ketiga teknik tersebut maka tujuan komunikasi dapat tercapai.
Yakni penyampaian informasi, perubahan perilaku, dan perubahan sikap. Zaky yang juga penyiar radio Maja FM tersebut menjelaskan beberapa pointer dalam public speaking. Di antaranya adalah artikulasi, intonasi, dan aksen.
"Kunci seorang moderator ditentukan dalam 120 detik pertama. Dalam waktu krusial tersebut seorang pembicara harus benar-benar memanfaatkan peluang agar diterima dan menyakinkan publik," imbuhnya.
Lebih detail, ia menjelaskan bahwa teori dalam berkomunikasi wajib memenuhi sejumlah kreteria. Seperti variasi suara, ekspresi wajah, kontak mata, dan bahasa tubuh. "Suara harus bervariasi, jangan bicara secara datar sehingga menghilangkan mood dari audiens," tandasnya.
Artikulasi juga dibahas. Seperti bicara sesuai kebutuhan, bicara cepat jika menunjukkan antusiasme dan urgensi, bicara lambat ketika melakukan penekanan dan memberikan jeda dalam penekanan. (yep/ns)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




