Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, saat kunjungan kerja ke Mesir.
KAIRO, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, melakukan kunjungan kerja ke Mesir untuk menjalin penguatan kerja sama sister province dengan Provinsi Alexandria.
Sebelum melakukan penandatangan Letter on Intent (LoI) dengan Gubernur Alexandria yang berlangsung hari ini, Rabu (23/11/2022), Khofifah menemui Duta Besar RI untuk Mesir, Lutfi Rauf, pada Selasa (22/11/2022) malam.
BACA JUGA:
- Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026, Gubernur Jatim Ajak Ajak Kuatkan Toleransi
- Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan
- DPRD Jatim Terima LKPJ 2025, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Eksekutif-Legislatif
- Dominasi Prestasi Nasional Raih 45.839 Medali di SIMT , Gubernur Khofifah Sampaikan Hal ini
Dalam agenda tersebut gubernur mengaku telah membahas upaya memperkuat kerja sama antara Jawa Timur dan Mesir saat silaturahmi ke Dubes Mesir untuk Indonesia HE Mr Ashraf Sulthan di Jakarta, Senin (21/11/2022).
“Kami ke sini (Mesir) menjadi bagian dari upaya penguatan kerja sama Jatim dengan Mesir, khususnya dengan Provinsi Alexandria. Kami ingin mempererat kerja sama di beberapa bidang, terutama perdagangan, ekonomi, pariwisata hingga pendidikan,” kata Khofifah.

Orang nomor satu di Pemprov Jatim tersebut juga mengatakan pada 26 Oktober 2022 Jatim telah mengekspor kopi mencapai 200 ton ke Mesir, yang produknya merupakan merk bersama yang berasal dari Kabupaten Jombang, Madiun dan Bondowoso.
“Warga Mesir banyak yang cocok dengan kopi asal Jatim. Ke depan semoga kerja sama semakin berjalan baik, termasuk di sektor lainnya juga bidang pariwisata maupun pendidikan,” ucap dia.
Saat ini Pemerintah Mesir juga sedang membutuhkan industri olahan kayu khususnya furniture serta ikan. Sebagaimana diketahui industri furniture terbesar di Indonesia ada di Jawa Timur. Begitu pula penghasil ikan yang sangat signifikan juga di Jawa Timur.
Di bidang pendidikan, mantan menteri sosial tersebut secara khusus memberi perhatian besar karena tidak sedikit pelajar asal Jawa Timur yang menempuh pendidikan di Mesir, terutama di Universitas Al-Azhar, Kairo.
Selama ini, Pemprov Jatim menfasilitasi beasiswa bagi guru diniyah Jatim untuk melanjutkan ke Universitas Al-Azhar. Gubernur juga menyampaikan agenda penandatangan LoI dengan Gubernur Alexandria untuk kerja sama bidang perdagangan, ekonomi dan juga pariwisata.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




