"Saya lupa nama kiosnya. Tapi di kios itu, pupuk subsidi sering kosong," katanya,
Jihad pun mempertanyakan kekosongan pupuk subsidi. Padahal, para petani sudah terdaftar di elektronik rencana definitif kebutuhan kelompok atau e-RDKK).
"Masa iya petani mau menebus pupuk subsidi yang dijatah oleh pemerintah di kios itu selalu kosong, kan tidak masuk akal," cetusnya.
Kabid Penyuluh dan Hortikultura Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta-KP) Sampang, Nurdin, saat dikonfirmasi menyatakan kekosongan pupuk subsidi di beberapa kios itu akibat kendala pengiriman.










