Pemuda Pancasila. Foto: Ist
JAKARTA, BANGSAONLINE.com - Pemuda Pancasila hadir sebagai relawan menggantikan guru-guru yang tidak hadir di SDN 1 Pondok Cina, Depok.
Ketidakhadiran para guru SDN 1 Pondok Cina berkaitan dengan wacana relokasi sekolah. Pemerintah Kota Depok melalui dinas pendidikan berencana mengalihfungsikan lahan SDN 1 Pondok Cina menjadi Masjid Raya.
BACA JUGA:
- Setahun Kepemimpinan Khofifah-Emil, Dindik Jatim Klaim Program Jatim Cerdas Lampaui Target
- Viral Pengendara Motor di Surabaya Bawa Kardus Berisi Barang Harga Rp70 Jutaan
- Viral! Siswa SD di Probolinggo jadi Korban Bullying, Polisi Lakukan Penyelidikan
- Dampingi Khofifah Bertemu Menteri Pendidikan Singapura, Kadindik Jatim Siapkan Generasi Emas 2045
Elsa Silvia, Ketua Sapma Pemuda Pancasila mengaku bahwa dia dan rekan Pemuda Pancasila lainnya awalnya hanya ingin menghibur para siswa dengan membagikan susu kotak.
Namun, melihat kondisi yang kian menyedihkan dengan ketidakhadiran para guru, pihak Pemuda Pancasila tergugah untuk mengajarkan berbagai materi pelajaran di sekolah tersebut.
Sejak hari Senin (13/11/2022) Pemuda Pancasila sudah menurunkan 20-an anggota, 7 hingga 10 bertugas untuk mengajar, sementara yang lainnya berjaga agar siswa tidak keluar areal sekolah.
"Dari hari senin kemarin, sudah tiga hari, kita ajarin Matematika, IPS, IPA, Olahraga, PKN, Bahasa Indonesia, maupun membaca dan menulis," tutur Elsa pada Rabu (16/11/2022)
(ans)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




