Bupati Ahmad Dawami saat menyampaikan materi dalam acara sarasehan kepemudaan di Pendopo Muda Graha Kabupaten Madiun.
MADIUN, BANGSAONLINE.com - Bertempat di Pendopo Muda Graha, Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar sarasehan dengan peserta para anggota organisasi kepemudaan, Selasa (16/11/2022) malam.
Kegiatan yang mengambil tema 'Peran Pemuda dalam Pembangunan di Era Digitalisasi' tersebut dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda.
BACA JUGA:
- 1 Tahun Kepemimpinan, Bupati Madiun Gelar Refleksi Bersama Menjelang Sahur
- Fokus Cegah Korupsi dan Konflik Kepentingan, Pemkab Madiun Gelar Seminar PBJ Berintegritas
- Jelang Natal 2025, Bupati Madiun Tinjau Gereja dan Pos Pengamanan
- Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-97, Pemkab Lamongan Apresiasi Pemuda Berprestasi
Bupati Madiun Ahmad Dawami yang hadir dalam acara itu mengajak para pemuda untuk tidak melupakan sejarah.
"Generasi muda harus memiliki rujukan sejarah agar menjadi teladan. Jadi, jangan lupakan sejarah," kata bupati yang karib disapa Kaji Mbing tersebut.
Menurutnya, pemuda sebagai penerus bangsa memiliki andil yang sangat penting terhadap pembangunan, khususnya pada era digitalisasi sekarang ini. Karena itu, pemuda harus berperan aktif dan melek digital.
"Pemuda harus jadi pelaku ekonomi digital, jangan hanya jadi komentator, jangan sampai dibodohi oleh teknologi digital," pungkasnya.
Pernyataan Kaji Mbing itu dipertegas kembali oleh pengamat komunikasi politik sekaligus dosen ilmu komunikasi Unair, Suko Widodo.
Ia meminta para pemuda tidak mudah baper atau terbawa perasaan.
"Pemuda itu harus cepat, punya skill yang baik dan mudah beradaptasi dengan lingkungan yang berubah-ubah. Jangan menunggu perubahan, karena perubahan itu diri kalian sendiri," tegas Suko.
Sebagai bukti bahwa pemuda akan selalu berbakti dan menjunjung tinggi NKRI, dalam kesempatan itu seluruh peserta mengikrarkan kembali sumpah pemuda secara serentak. (dro/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




