Bali Nata Bhuwana ke Candi Tegowangi, Bupati Kediri Buka Ruang Kerja Sama di Sektor Seni Budaya

Bali Nata Bhuwana ke Candi Tegowangi, Bupati Kediri Buka Ruang Kerja Sama di Sektor Seni Budaya Para penari dari Bali Nata Bhuwana saat berada di Candi Tegowangi. Foto: Ist

“Selain itu meningkatkan wawasan serta penguasaan seni budaya, pengetahuan kemampuan, kreatifitas dan kerja keras dalam mengembangkan seni budaya dan mengelola talenta,” ucapnya.

Sementara itu, Rektor ISI Denpasar, I Wayan Adnyana, menyebut pagelaran ini merupakan serangkaian Bali Nata Bhuwana pertama 2022. Pihaknya memilih Kota Surabaya untuk pameran, seminar, dan workshop budaya.

“Terus yang di kita melakukan Tari Kolosal Pituning Pitu Indonesia Raya : Sujud Ibu itu,” kata Wayan.

Menurut dia, tari yang dilakoni oleh 148 penari dari mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan ini merupakan kreasi baru pengembangan tradisi yang menceritakan kepahlawanan Garudeya (Garuda).

“Garudeya itu tidak mengenal kematian untuk melakukan kepahlawanan, sampai menemukan tirta amerta. Tegaknya kepahlawanan tidak boleh pudar yang kita contoh dari kepahlawanan garudeya,” pungkasnya.

Bupati mempunyai perhatian khusus dalam seni budaya. Di berbagai agenda, pihaknya terlihat menyediakan ruang bagi kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan kesenian dan kebudayaan, mulai dari Seni Jaranan, Wayang, hingga diskusi-diskusi budaya serta pelestarian keris. (tia/sis)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Banjir Bali Menimbulkan Belasan Korban Jiwa':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO