Para pentakziah saat berada di rumah duka almarhumah Hidayatus Tsaniah (24), di Desa Banyuurip, Kecamatan Ujungpangkah. Foto: Ist
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Hidayatus Tsaniah (24), warga Desa Banyuurip, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, menjadi salah satu korban meninggal akibat kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022) malam.
Hidayatus saat kejadian ikut menonton pertandingan Arema FC versus Persebaya bersama saudaranya.
BACA JUGA:
- Pengeroyokan Wisatawan Asal Surabaya oleh Aremania, 24 Orang Diperiksa Polisi
- Polda Jatim Satukan Persebaya dan Arema Jelang Laga Kanjuruhan
- Brace Gali Freitas Tandai Debut Manis Tavares, Persebaya Tekuk Malut United 2-1
- Bawa Keberuntungan untuk PSM, Akankah Bernardo Tavares Putuskan Tren Seri Persebaya?
Korban saat ini tercatat sebagai mahasiswi di Universitas Islam Malang (Unisma).
Ia tengah menyelesaikan program studi pendidikan guru madrasah ibtidaiyah. Hidayatus adalah Alumni Pondok Pesantren (Ponpes) Mambaul Ihsan, Desa Banyurip, Kecamatan Ujungpangkah.
Saat terjadi kerusuhan, nyawanya tak tertolong. Ia merupakan salah satu dari sekitar 180 orang korban yang dikabarkan meninggal dunia akibat kerusuhan suporter.
Mulai Minggu (2/10/2022) pagi, di rumah duka sudah banyak sanak keluarga berdatangan untuk ucapkan belasungkawa.
Sementara di rumah duka bercat hijau itu, sejumlah orang melantunan ayat suci Alquran untuk mendoakan almarhumah.

Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




