Hampir Setahun Berlalu, Kasus Pengeroyokan Santri hingga Tewas di Sidoarjo Jalan di Tempat

Hampir Setahun Berlalu, Kasus Pengeroyokan Santri hingga Tewas di Sidoarjo Jalan di Tempat Ilustrasi pengeroyokan. foto: pixabay

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Hampir setahun berlalu, pelimpahan kasus pada lima orang di Ponpes Manbaul Hikam, dari ke cenderung jalan di tempat.

Bagaimana tidak? Hingga saat ini, proses pelimpahan tersebut masih bertahan di tahapan P19. hingga saat ini masih belum melakukan pelimpahan para tersangka ke kejaksaan negeri lantaran masih harus melengkapi berkas P19 itu.

"Tahapannya masih P19 terakhir mas, belum P21. Jadi, berkas sudah diperiksa jaksa dan dikembalikan untuk dilengkapi lagi berkasnya ke penyidik di polres," kata Kasi Intel Aditya Rakatama saat dikonfirmasi, Jumat (9/9/2022).

Lebih jauh, Raka mengatakan bahwa pihak kejaksaan hingga saat ini juga masih menunggu perihal kelanjutan proses berkas perkara itu. "Nanti kalau sudah ada informasi lagi saya kabari. Sementara ini masih P19," ujarnya.

Sebagai informasi, pada 11 Oktober 2021 lalu, puluhan disebut telah melakukan terhadap empat di Ponpes Manbaul Hikam, . Kelima orang yang jadi korban itu adalah MZA (15), F (15 ) AN (14), KS (15), dan RD (15).

Pengeroyokan itu dipicu lantaran para korban tersebut diduga telah mencuri uang salah seorang senior di pondok tersebut. Hal ini kemudian memantik emosi dan akhirnya terjadi oleh tersangka berinisial AB bersama teman-temannya pada ke lima korban itu.

Mirisnya, salah satu korban yang berinisial MZA harus menghembuskan nafas terakhirnya setelah sempat dirawat di RSUD Sidoarjo. Sementara untuk korban lainnya dilaporkan mengalami sejumlah luka di tubuh. (cat/ari)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO