Petrokimia Gresik Raih Penghargaan Indonesia Best Business Transformation 2022

Petrokimia Gresik Raih Penghargaan Indonesia Best Business Transformation 2022 Karyawan Petrokimia Gresik saat mengoperasikan Digital Learning Experience. Foto: Ist

Ketiga, transformasi digital juga dilakukan di bidang manajemen dokumen perusahaan. Dengan menerapkan aplikasi atau software Digital Office (DOF) yang dikembangkan secara mandiri oleh Insan Petrokimia untuk menangani pengelolaan arsip dinamis mulai dari penciptaan sampai dengan penyusutan arsip sesuai dengan kaidah-kaidah kearsipan.

"Selain untuk meningkatkan pengawasan, penerapan sistem dan aplikasi digital di berbagai lini juga terbukti mampu mengefisienkan waktu, tenaga dan biaya operasional perusahaan secara keseluruhan. Sehingga dapat meningkatkan daya saing perusahaan," urai Soesilo.

Keempat, Petrokimia yang dikenal sebagai pioneer dalam menciptakan berbagai jenis pupuk kembali melahirkan produk-produk baru untuk menjawab kebutuhan pasar yang spesifik dan beragam.

Di antaranya, melahirkan pupuk NPK Phonska Alam yang merupakan pupuk NPK organik pertama di Indonesia. Kemudian, Petro ZA Plus, Petroganik Premium, dan Phosgreen sebagai alternatif substitusi pupuk ZA dan Petroganik yang tidak lagi disubsidi pemerintah.

"Komitmen Petrokimia dalam menjadi solusi agroindustri tidak hanya diwujudkan dengan menciptakan produk-produk baru, tetapi juga memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan," ucap Soesilo.

Adapun, program transformasi yang kelima, keenam dan ketujuh menyentuh bidang pelayanan pelanggan, sales channel dan pemasaran. Antara lain dengan menghadirkan layanan konsultasi pertanian gratis melalui Mobil Uji Tanah (MUT) yang tersebar di 15 provinsi di Indonesia.

Lalu, menerapkan aplikasi digital Retail Management System (RMS) untuk mempermudah proses penjualan pupuk retail baik komersil maupun subsidi; serta aktif menjalankan program Makmur, yakni ekosistem pertanian terintegrasi yang bertujuan untuk mendorong kesejahteraan petani melalui peningkatan produktivitas hasil panen, sekaligus meningkatkan penjualan pupuk komersil.

"Melalui berbagai program transformasi yang telah dijalankan secara konsisten, komprehensif dan terintegrasi, sepanjang tahun 2019-2021 Petrokimia berhasil menghemat Rp 210 miliar serta menciptakan nilai tambah atau innovation value creation sebesar Rp1,67 triliun di periode yang sama," jlentreh Soesilo.

Ditambahkan Soesilo, bahwa transformasi merupakan sebuah keniscayaan dan apresiasi ini akan menjadi pelecut semangat bagi Insan Petrokimia untuk terus bertransformasi demi keberlanjutan dan kemajuan perusahaan.

"Dengan demikian, Petrokimia dapat terus berkontribusi dalam rangka memajukan pertanian Indonesia, meningkatkan kesejahteraan petani, serta menjaga ketahanan pangan nasional,” pungkasnya. (hud/mar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Viral! Video Manusia Menikahi Kambing di Gresik, Bupati Mengecam: Jahiliyah!':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO