Ratusan massa HMI Pamekasan melakukan aksi demo untuk menolak kenaikan harga BBM dan tarif dasar listrik di depan Kantor DPRD Kabupaten Pamekasan.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Ratusan massa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pamekasan melakukan aksi demonstrasi untuk menolak kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Kantor DPRD Kabupaten Pamekasan, Rabu (31/08/2022) pagi.
Aksi demonstrasi itu berangkat dari Monumen Arek Lancor (Arlan) sebagai titik kumpul massa aksi.
BACA JUGA:
- Kunker ke Pamekasan, Mensos Gus Ipul Bakal Evaluasi Usai Dugaan 40 Persen Bansos Tak Tepat Sasaran
- MD KAHMI Sidoarjo 2025-2030 Resmi Dilantik, Siap Dukung Pembangunan
- Pelantikan Dekopinda Pamekasan, Bupati Sebut Gelontorkan Hampir Rp2 M untuk UMKM dan Koperasi
- Bea Cukai Madura Didesak Usut Dugaan Pabrik Rokok Bermasalah
Dalam aksinya, mereka menolak rencana pemerintah menaikkan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dan tarif listrik.
Massa aksi membawa sejumlah pamflet dan tulisan baliho tentang penolakan kenaikan BBM serta sound system.
Sepanjang jalan dari Arek Lancor Pamekasan hingga kantor DPRD, massa aksi melakukan orasi sepanjang jalan secara bergantian.
Ketua Umum HMI Pamekasan Fathorrahman mengatakan, HMI menolak rencana pemerintah untuk menaikkan BBM dan tarif listrik
"HMI menolak dengan tegas kenaikan BBM dan tarif listrik yang direncanakan oleh pemerintah," tegasnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




