Presiden Joko Widodo. Foto: Setkab
JAKARTA, BANGSAONONLINE.com – Periode kekuasaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) hampir habis. Presiden ke-7 itu akan mengakhiri kekuasaannya pada 2024, setelah gagal menunda pemilu dan memperpanjang tiga periode.
“Kini Jokowi berpretensi menjadi kingmaker,” tulis opini Majalah Tempo terbaru, edisi 3 Mei – 5 Juni 2022.
BACA JUGA:
- Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026, Gubernur Jatim Ajak Ajak Kuatkan Toleransi
- Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan
- DPRD Jatim Terima LKPJ 2025, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Eksekutif-Legislatif
- Dominasi Prestasi Nasional Raih 45.839 Medali di SIMT , Gubernur Khofifah Sampaikan Hal ini
Saat ini, tulis Opini Tempo, Jokowi mendorong sejumlah menteri dan kepala daerah untuk menggenjot elektabilitas. Menurut Opini Tempo, secara simultan para kandidat menjajakan diri lewat berbagai kampanye. Sesuatu yang sulit bertentangan dengan etika penyelenggara negara.
“Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, misalnya, tak sungkan memanfaatkan fasilitas perusahaan negara untuk tampil di hadapan publik,” tulis Opini Tempo.
Begitu juga ketua umum Partai Golkar. “Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto memasang baliho di mana-mana,” tambahnya.
Jokowi belakangan juga mendorong Menteri Pertahanan Prabowo Subianto untuk berlaga. Prabowo bahkan diarahkan untuk menggandeng Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur. Tujuannya untuk menggaet suara warga NU.
Ketua Umum Partai Gerindra itu pun beranjang sana ke Gedung Negara Grahadi, Rumah Dinas Gubernur Jawa Timur.

(Prabowo Subianto saat bertandang ke Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Foto: Humas Pemprov Jatim)
Jokowi juga mendorong Prabowo menggandeng Muhaimin Iskandar, ketua umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Namun untuk Cak Imin tampaknya tak dilakukan oleh Prabowo. Buktinya, hingga kini belum ada berita hiruk pikuk Prabowo silaturahim ke Cak Imin, pangggilan akrab Muhaimin Iskandar.
Beda dengan berita Khofifah yang gencar di publik. Kepada wartawan di Surabaya, Prabowo bahkan mengaku sudah lama memonitor Khofifah.
Jokowi juga dikabarkan mendukung Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah. Sinyal itu bisa ditangkap saat Rapat Kerja Nasional Projo, Relawan Pendukung Jokowi.

Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




