PBNU Tak Bisa Jawab Kapan Ahwa Jadi Keputusan Konbes-Munas

PBNU Tak Bisa Jawab Kapan Ahwa Jadi Keputusan Konbes-Munas Suasana acara Pra-Muktamar NU di Pesantren Al Mansyuriyyah, Bonder, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Kamis (9/4/2015). Foto: mataramnews.co.id

Mahfudz bercerita bahwa peserta Pra-Muktamar itu juga menolak penghapusan Katib Am, A’wan, Mustasyar seperti yang ada dalam draft PBNU. “Penghapusan PWNU yang akan diganti Konsul juga kita tolak,” kata Mahfudz.

Tapi elit PBNU tampaknya terus memaksakan. Khalid Mawardi, Mustasyar PBNU tiba-tiba mengatakan dalam acara itu, “Suka tidak suka, Ahwa harus diberlakukan dalam Muktamar di Jombang,” katanya. Karuan saja peserta kaget dan heboh. Suasana yang sudah panas karena banyaknya penolakan Ahwa malah makin panas. Namun moderator langsung menutup acara karena waktu sudah masuk acara istirahat.

Sebelumnya, Ketua Organizing Committee (OC) Panitia ke-33, Imam Azis, menyatakan bahwa acara di NTB ini adalah acara Pra-Muktamar pertama. Pra Muktamar kedua dilaksanakan di Makassar pada tanggal 22-23 April dengan tema ‘Islam Nusantara sebagai Islam Mutamaddin menjadi Tipe Ideal Dunia Islam’. Agenda Pra Muktamar ketiga di Medan pada tanggal 6-7 Mei. Disitu fokus bahasan yang dikedepankan, yakni masalah ekonomi, yaitu bertema ‘Kedaulatan dan Pemerataan Ekonomi (Konsep dan Perundang-undangan)’.

Pra Muktamar keempat dan kelima akan dilaksanakan di Jakarta, masing-masing tanggal 27-28 Mei dengan tema ‘Konsep dan Strategi Penguatan serta Pengembangan Aswaja Dinniyan wa Ijtima’iyyan’, serta tanggal 1 Juni yang diisi dengan defile Bela Negara oleh Badan Otonom Nahdlatul Ulama.

Khusus Ahlul Halli wal Aqdi akan dibahas di setiap lokasi Pra Muktamar. ”Akan dimatangkan, sehingga ketika sampai saatnya Muktamar sudah siap untuk diberlakukan,” jelas Imam Azis seperti dikutip rmol.com.

Untuk kegiatan-kegiatan di setiap agenda Pra Muktamar, lanjut Imam Azis, selain diisi dengan seminar dan Focus Group Disscus (FGD) sesuai dengan tema-tema yang sudah ditetapkan, akan juga disemarakkan dengan bazar dan kegiatan seni. (tim)    

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Mobil Dihadang Petugas, Caketum PBNU Kiai As'ad Ali dan Kiai Asep Jalan Kaki ke Pembukaan Muktamar':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO