Sementara untuk pemanggilan peserta untuk mengikuti PLPG sudah diatur oleh pemerintah. Salah satu aturan yang diberlakukan adalah batasan usia. Guru yang lebih tua tetap didahulukan dibandingkan dengan yang lebih muda.
”Berdasarkan data di perguruan tinggi, guru yang sudah menyetorkan database dirangking berdasarkan batasan usia. Yang paling tua akan mendapatkan kesempatan untuk mengikuti ujian lebih dulu,” ungkapnya.
Meskipun demikian, pihaknya menghimbau agar sejumlah guru yang masih belum mengikuti PLPG tahun ini untuk bersabar. Sebab, pemerintah telah menyiapkan pengganti program PLPG yakni PPG (Pendidikan Profesi Guru).
PPG ini merupakan salah satu program yang diluncuran oleh pemerintah untuk mencetak guru yang lebih bekualitas dan berbobot dan profesional. Pelaksanaan PPG ini juga dilakukan oleh salah satu perguruan tinggi yang ditunjuk oleh pemerintah.
”Bedanya, kalau PLPG hanya dijalani selama setengah bulan, namun PPG ini harus ditempuh selama satu tahun lamanya. Karena PPG ini tidak hanya bersifat pelatihan, melainkan semester pertama untuk pemahaman materi sedangkan untuk semester kedua lebih kepada praktek,” tukasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






