Gubernur Khofifah Ikut Berduka, 10 Warga Jember Meninggal Tersapu Ombak saat Ritual di Laut

Gubernur Khofifah Ikut Berduka, 10 Warga Jember Meninggal Tersapu Ombak saat Ritual di Laut Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Foto: Humas Pemprov Jatim

SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Gubernur Jawa Timur Indar Parawansa ikut berduka atas meninggalnya 10 warga yang melakukan karena tersapu ombak. Gubernur perempuan pertama di Jawa Timur itu berdoa semoga mereka yang meninggal husnul khotimah.

"Inna Lillahi wa inna ilaihi raji'un, semoga yang ditemukan meninggal mendapatkan tempat yang terbaik dan diberikan tempat terbaik oleh Allah SWT dan diampuni dosanya," kata Gubernur , Minggu (13/2/2022).

mengaku sudah berkordinasi dengan Bupati , Hendy Siswanto. "Kami sudah telpon dua kali ke Bupati dan menanyakan kondisi yang terjadi tersebut," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa proses evakuasi dan pemeriksaan telah dilakukan.

"Ya tadi pak Bupati sudah nyampaikan ke saya kalau segala proses sedang berjalan dan ini kita berduka cita ya atas peristiwa yang menimpa saudara kita disana," tegas dikutip Portal

mengingatkan agar selalu dilakukan himbauan kepada masyarakat. Apalagi, kondisi cuaca akhir-akhir ini sedang tidak bagus di sejumlah tirik tertentu.

"Ya kan di titik tertentu ini ombaknya besar jadi tadi pak Bupati juga menyampaikan kalau sudah diberikan himbauan," ungkapnya.

(Para korban meninggal yang merupakan anggota kelompok Tunggal Jati Nusantara. Foto: ist)

juga meminta untuk terus berhati-hati. Apalagi saat ini keadaan gelombang sedang tinggi dan berbahaya.

"Tadi juga nyampaikan tempat yang dilakukan ritual itu dalam kondisi gelombang tinggi dan berbahaya," katanya.

Gubernur asal Surabaya itu juga akan terus melakukan update kondisi yang terjadi dan akan melakukan koordinasi dengan Bupati atas kejadian ini.

Seperti dibertikakan, warga Jawa Timur berduka. Mereka korban ritual maut di Pantai Payangan, Dusun Watu Ulo, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Kabupaten , Jawa Timur, Minggu (13/2/2022). Sebanyak 10 orang dari 23 orang peserta meninggal. Satu orang masih belum ditemukan.

Mereka anggota kelompok Tunggal Jati Nusantara. Menurut data dari BPBD Jatim, peristiwa itu terjadi Minggu dini hari.

Seperti dikutip Suara Surabaya.net, sebanyak 23 orang Kelompok Tunggal Jati Nusantara itu nekat ritual di pantai. Padahal mereka sudah diingatkan warga setempat.

Rombongan yang sebagian besar diduga warga Desa Dukuh Mencek, Kecamatan Sukorambi, naik bus mini DK-7526-VF. Mereka tiba di Pantai Payangan Sabtu (12/2/2022) malam pukul 23.00 WIB.

Salah seorang Pengelola Bukit Seroja, yang berlokasi di sebelah utara tempat kejadian, sempat mengingatkan agar rombongan itu tidak ke laut. Sebab malam itu ombak di laut sedang besar.

(Para petugas mengevakuasi para korban meninggal yang tersapu ombak saat melakukan di pantai di Jawa Timur. Foto: ist)

Tapi mereka tidak mengindahkan anjuran itu. Minggu dini hari tepat pukul 00.00 WIB, rombongan yang dipimpin oleh Hasan, warga Desa Dukuh Mencek, itu mulai menjalankan ritual di tepi laut.

Sekitar 25 menit kemudian, apa yang disampaikan Pengelola Bukit Seroja terjadi. Ombak besar datang secara tiba-tiba. Sebanyak 23 orang yang sedang ritual itu terserat arus air laut Pantai Payangan.

Sekitar pukul 01.00 WIB Polsek Ambulu dibantu Babinsa Sumberejo, Perangkat Desa, juga SAR Lokal melakukan evakuasi terhadap korban yang selamat.

Sebanyak 12 orang yang selamat berhasil dievakuasi ke PKM Ambulu untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Pada 02.45 WIB, seluruh korban selamat dan meninggal telah dievakuasi kecuali satu orang masih dicari.

Inilah daftar nama korban selamat maupun meninggal dalam ritual maut di Pantai Payangan :

12 Orang Selamat. Mereka adalah:

1. Dimas (17 tahun)

Alamat : Dsn. Botosari Desa Dukuhmencek Kec. Sukorambi Kab. .

2. Bayu (21 tahun)

Alamat : Dsn. Botosari Desa Dukuhmencek Kec. Sukorambi Kab. .

3. Bu Hasan (55 tahun)

Alamat : Dsn. Botosari Desa Dukuhmencek Kec. Sukorambi Kab. .

4. Bu Dewi (48 tahun)

Alamat : Pasar Bungur Gebang Kec. Patrang Kab. .

5. Nuriya Fifa Kirana (2 tahun)

Alamat : Dsn. Botosari Desa Dukuhmencek Kec. Sukorambi Kab. .

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Nekat Ritual di Laut, 10 Warga Jember Meninggal Tersapu Ombak':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO