Komisi A Apresiasi Penurunan Angka Kemiskinan di Jatim

Komisi A Apresiasi Penurunan Angka Kemiskinan di Jatim Ketua Komisi A DPRD Jatim, Mayjen TNI (Purn) Istu Hari Subagio, saat memimpin rombongan dalam kunjungan kerja ke DPMD Sidoarjo. Foto: Ist

SURABAYA, BANGSAONLINE.com -Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat penurunan angka kemiskinan Provinsi Jawa Timur (Jatim) pada periode Maret hingga September 2021 mencapai 313,13 ribu jiwa. Ketua Komisi A DPRD Jatim, Mayjen TNI (Pur) Istu Hari Subagio, mengapresiasi keberhasilan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim dalam menurunkan angka kemiskinan di wilayahnya.

Yang mana penurunan itu berhasil mengoreksi angka kemiskinan Jatim dari 4,57 juta jiwa (11,40 persen) menjadi 4,25 juta jiwa (10,59 persen) atau turun 0,81 persen. Hari mengungkapkan hal tersebut saat melakukan kunjungan kerja ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sidoarjo.

"Setiap ada kemajuan pembangunan di Jawa Timur pasti ada upaya-upaya yang berdampak, tentu ini ada dampak dari pembangunan di desa. Karena itu kami tentu memberi apresiasi. Namun kami berharap penurunan angka kemiskinan itu diikuti juga dengan penurunan angka pengangguran," ujarnya, Jumat (21/1).

Ia pun menyoroti pengesahan APBD yang molor dari tanggal 10 November yang selama ini sudah menjadi tradisi. Sebab, hal itu berdampak pada penyusunan APBD Desa.

Pihaknya juga mendapat aspirasi dari pihak DPMD Sidoarjo bahwa APBD Desa yang digedok minggu kedua dan ketiga Desember sampai sejauh ini belum ada tanda dana-dana bantuan dari provinsi yang masuk.

Simak berita selengkapnya ...

Lihat juga video 'Murah Meriah, Wisata Lembah Djati Tawarkan Kebun Bunga dan Spot Foto Instagramable':