Jumat, 29 Mei 2020 08:19

Ada Anggaran Siluman Rp 5 M di APBD Gresik untuk Pembangunan GOR di Menganti

Senin, 30 Maret 2015 23:26 WIB
Editor: Revol
Wartawan: Shopi'i

GRESIK (BangsaOnline) - Kalangan dewan kaget dengan anggaran siluman sebesar Rp 5 miliar untuk pembangunan gedung olahraga (GOR) di Desa Mojotengah Kecamatan Menganti. Sebab, badan anggaran (banggar) DPRD Gresik maupun Komisi C DPRD Gresik tidak merasa pernah menyetujui anggaran tersebut dalam APBD Gresik tahun 2015.

Termasuk Komisi C DPRD Gresik tidak pernah dipaparkan rencana pembangunan oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU). Kenyataannya, anggaran tetap muncul dalam APBD Gresik tahun 2015. Untuk itu, Komisi C mengundang Kepala DPU Gresik, Bambang Isdianto dan Camat Menganti, Sutresno dalam hearing yang berlangsung di gedung dewan, Senin (30/1).

“Kenapa pemerintah tidak transparan? Kita tidak mempermasalahkan anggaran sebesar Rp 5 miliar, tetapi seakan dibungkus rapat. Sepanjang penggunaannya benar, kami persilakan. Kenapa rencana pembangunan GOR di Menganti tidak di ekspos seperti halnya pembangunan GNI maupun WEP. Kami mencurigai ada yang janggal. Tolong ditangguhkan saja pembangunannya. Karena kami merasa di tilap, kami jadi keberatan dan ditangguhkan pembangunannya dan anggarannya dialihkan untuk pembangunan yang lebih mendesak dulu,” ujar Anggota Komisi C DPRD Gresik, Hadi Kusono.

Hal senada diungkapkan Sekretaris Komisi C DPRD Gresik, Moh Syafi’ AM SH yang mempertanyakan urgensi pembangunan GOR di Menganti tersebut. “Apakah tingkat urgensinya (membangun GOR)? Kalau di dokumen (KUA PPAS dan RAPBD Gresik tahun 2015) sudah jelas. Secara kasat mata, lebih urgen meminimalisir dampak banjir Kali Lamong daripada membangun GOR,” tegasnya.

Politisi dari PKB tersebut juga meragukan kalau pembangunan GOR di Menganti tersebut keinginan masyarakat disana. Sebab, masyarakat di Desa Mojotengah sendiri juga tidak mengetahui kalau di desanya akan dibangun GOR. Apalagi, DPU tidak memberikan feasibility study (FS) atau study kelayakan dari pembangunan GOR tersebut.

“Tak bisa dianggap sederhana pembangunan GOR sehingga tidak perlu FS. Padahal FS menunjukkan semua dampak, termasuk dampak sosial. Ini (pembangunan GOR) kan proyek baru, tapi tidak diekplor,” tukasnya dengan heran.

Menjawab berbagai pertanyaan kritis dari legislator tersebut, Kepala DPU Gresik Bambang isdianto mengaku bahwa seingatnya bahwa usulan pembanguan GOR di Menganti sudah masuk dalam musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) sehingga masuk dalam KUA PPAS dan R-APBD Gresik tahun 2015.

“Pada pembahasan (R-APBD Gresik tahun 2015) dengan komisi C, kami sudah menjelaskan anggaran secara global sebesar Rp 52 miliar. Cuma waktu itu, tidak ada pembahasan berlanjut sehingga muncul di APBD tahun 2015,” ujarnya.

Bambang Isdianto mengaku anggaran sebesar Rp 5 miliar dalam APBD Gresik tahun 2015 direncanakan untuk menguruk lahan, pondasi dan beton tribun saja. Sedangkan anggaran keseluruhan sebesar Rp 12 miliar yang kekurangannya akan dialokasikan dalam APBD Gresik tahun 2016 mendatang.

“DED (detail desain enginering) sudah siap, dibutuhkan anggaran sebesar Rp 12 milyar untuk membangun GOR dengan kapasitas 1.000 penonton,” jelasnya. Ditambahkan Bambang Isdianto, GOR di Menganti tidak terlalu besar. Sehingga, pihaknya tidak menyususn FS dan analisa mengenai dampak lingkungan (Amdal).

“Memang di DED, hanya kajian sederhana seperti kelayakan lokasi dan lalu lintasnya. Apakah (pembanunan GOR di Menganti) ini dilanjutkan atau tidak, monggo saja kalau dewan keberatan. Tapi kalau tudak dilanjutkan, kami minta kepastian,” imbuh Bambang.

Sedangkan Camat Menganti Sutresno menjelaskan, bahwa, usulan tersebut muncul ketika kegiatan sambung rasa yang digelar Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan Gresik yang berlangsung di Desa Domas Kecamatan Menganti.

“Bukan di Desa Mojotengah. Saya tidak punya kepentingan, tapi kepentingan masyarakat," imbuhnya.

Selanjutnya dicek lahan di Desa Domas, ternyata tak ada. Lalu, Sutresno minta GOR di Desa Menganti Kecamatan Menganti atau Desa Mojotengah. “Setelah dicek bagian pemerintahan, ada di Desa Mojotengah. Jadi wajar kalau warga Desa Mojotengah tak tahu,” ujarnya santai.

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 23 Mei 2020 12:36 WIB
Oleh: Firman Syah AliSaat ini gelar Habib sedang populer di Indonesia karena beberapa peristiwa. Diantaranya Insiden Habib Umar Abdullah Assegaf Bangil dengan mobil sedan mewah Nopol N 1 B diduga melanggar peraturan pemerintah tentang pembatasan sosi...
Selasa, 26 Mei 2020 23:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Rabu, 13 Mei 2020 11:23 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <&...