Asisten Ekonomi Pembangunan Kabupaten Madiun, Suyadi, saat membuka acara pelatihan berbasis kompetensi.
MADIUN, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun melalui dinas tenaga kerja (disnaker) menggandeng PT Digjaya Mulia Abadi (DMA) menggelar pelatihan berdasarkan unit kompetensi. Asisten Ekonomi Pembangunan Kabupaten Madiun, Suyadi, mengatakan bahwa giat tersebut memanfaatkan dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT).
"Pelatihan dilakukan di PT DMA, karena kebijakkan pengelolaan DBHCHT, dengan sasaran salah satunya yaitu perusahaan yang produksinya di bidang cukai baik itu di area industri maupun di bahan bakunya yaitu petani tembakau," ujarnya, Senin (18/10).
BACA JUGA:
- Genjot Ekonomi Desa, Bupati dan Forkopimda Madiun Salurkan Puluhan Armada Sarpras KDKMP
- Pemkab Madiun Larang Pelaku Usaha Buang Sampah ke TPA Kaliabu
- Fokus Cegah Korupsi dan Konflik Kepentingan, Pemkab Madiun Gelar Seminar PBJ Berintegritas
- Jelang Natal 2025, Bupati Madiun Tinjau Gereja dan Pos Pengamanan
Ia memaparkan, pelatihan berbasis kompetensi terbagi dalam tiga paket, yaitu pelatihan menjahit, pelatihan tata rias rambut, dan pelatihan prosesing atau memasak dengan tiap paket pelatihan di ikuti 20 peserta.
"Dengan 3 pelatihan tersebut akan berdampak pada pada pemulihan ekonomi, mereka (peserta) akan mendapatkan keterampilan sehingga dapat menghasilkan nilai tambah untuk keluarga, membantu perusahaan dalam meningkatkan produktifitas," paparnya.
"Sebab, pelatihan ini bersumber dari cukai, dana pun dikembalikan pada mereka yang bergerak di bidang cukai dan untuk pencegahan Covid-19. Meskipun sudah cenderung turun (kasus) jangan lupa 5 M, meskipun sudah divaksin," tuturnya menambahkan. (dro/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




