Field Manager PHE WMO Sapto Agus Sudarmanto saat memberikan cendera mata kepada Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Imron Amin. (foto: ist)
BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - PHE WMO 2-3 menetapkan pengeboran migas di wilayah Klampis di perairan Klampis berjarak 5 kilometer atau 4 mil. Peneboran akan dilakukan akhir bulan Agustus 2021.
Hal ini diungkapkan langsung oleh Field Manager PHE WMO Sapto Agus Sudarmanto saat melakukan sosialisasi pengeboran sumur eksplorasi PHE 2-3 di Pendopo Agung Bangkalan, Selasa (10/8/2021).
BACA JUGA:
- Perkuat Silaturahmi, PHE WMO dan SKK Migas Gelar Safari Ramadhan Bersama Insan Media Jawa Timur
- Cegah Abrasi hingga Tingkatkan Ekonomi Warga, PHE WMO Tanam Hexa Reef di Pantai Pasir Putih Tlagoh
- PHE WMO Dorong Konservasi Pesisir dan Ekowisata di Pantai Pasir Putih Tlangoh
- Labuhan Kuning Bangkalan Bangkit Lewat Wisata Mangrove dan Energi Konservasi PHE WMO
Dikatakan Agus, sapaan akrabnya, sosialisasi ini bertujuan untuk mengetahui data dan mengetahui kandungan migas yang akan dilakukan pengeboran. Sebab, pihaknya belum bisa memastikan berapa kapasitas yang produksi dari pengeboran tersebut.
"Kapasitas yang bisa diproduksi belum bisa dipastikan. Karena saat ini masih mencari data. Hasilnya baru bisa kita lihat setelah dilakukan pengeboran," terangnya.
Sementara itu, Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron mendukung penuh pelaksanaan pengeboran oleh PHE WMO 2-3 di wilayah Klampis. Akan tetapi, dirinya mengimbau agar adanya pengeboran ini tidak memberikan dampak negatif bagi masyarakat, namun harus menguntungkan bagi masyarakat.
"Kami mendukung dan mudah-mudahan data pengeboran berhasil dan kandungan migasnya banyak sehingga berproduksi sehingga bermanfaat bagi masyarakat," pungkasnya. (ida/uzi/zar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




