Untuk H Abdurrahman dan Umar Usman, keduanya juga sama-sama optimis bisa mendapat rekom dari DPP PKB.
"Optimis mendapat rekom dari DPP. Kita lihat saja nanti. Siapapun yang mendapat rekom kita dukung. Karena empat calon yang diserahkan ke DPP sudah sepakat untuk saling dukung," kata Abdurrahman.
Sementara itu, menurut calon Bupati Malang Rendra Kresna, pihaknya sudah deal maju dari Partai Golkar dan berkoalisi dengan PKB.
"Kesepakatan kita, tidak antara personal dan personal. Tapi partai dengan partai. Karena itu, untuk calon wakil bupati, berasal dari PKB. Sudah ada empat nama yang diusulkan oleh DPC PKB ke DPP PKB untuk mendapatkan rekom. Dari empat nama itu, siapa yang akan diusung, sepenuhnya apa kata DPP PKB," katanya.
Rencana koalisi antara Golkar dan PKB, tambah Rendra, sudah sejak lama. Partai Golkar merasa sudah satu hati dengan PKB. Bahkan tidak hanya itu, fakta bahwa PKB menjadi partai yang memiliki delapan kursi, atau peringkat tiga kursi terbanyak di bawah PDIP dan Golkar juga bisa menjadi alasan lain.
"Jika Golkar dan PKB berkoalisi sudah memiliki kekuatan 20 kursi atau menguasai 40 persen kursi di DPRD. Mohon doanya, semoga diberi kelancaran dan sukses hingga menjadi pilihan terbaik rakyat Kabupaten Malang," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




