Kamis, 29 Juli 2021 16:52

Musim Kemarau, Petani Hidroponik di Kota Kediri Waspada Hama Penggorok dan Kutu Daun

Rabu, 09 Juni 2021 20:03 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Muji Harjita
Musim Kemarau, Petani Hidroponik di Kota Kediri Waspada Hama Penggorok dan Kutu Daun
Petani hidroponik yang terdiri dari tiga ibu-ibu rumah tangga di Kelurahan Ngronggo. (foto: ist)

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Memasuki musim kemarau, petani hidroponik di Kota Kediri mulai mewaspadai keberadaan hama penggorok daun (leaf miner) dan kutu daun (aphids) pada tanaman mereka.

Petani hidroponik di Green House Hidroponik Bersinar, Kelurahan Ngronggo, Kota Kediri, misalnya. Petani yang terdiri dari tiga ibu-ibu rumah tangga ini mengaku sudah mendapati hama penggorok daun di tanaman selada yang mereka tanam.

“Penggorok daun ini kalau dibiarkan bisa merembet ke daun-daun yang lain,” ujar Nunung Nofiah, petani hidroponik sambil menunjukkan daun yang terkena hama penggorok daun, Rabu (9/6/2021).

Nunung mengatakan bahwa dia bersama kedua rekannya terus menghimpun informasi tentang hama dan penyakit yang menyerang tanaman hidroponik dari berbagai sumber. “Kami terus cari informasi bagaimana cara mengatasinya, seperti menyortir daun-daun yang terkena hama, hingga melakukan penyemprotan dengan cairan pestisida khusus untuk sayuran,” terang Nunung.

BACA JUGA : 

Ringankan Beban Masyarakat, Polres Kediri Bagikan Sembako untuk Warga Pinggiran Eks Lokalisasi

Wali Kota Kediri Tinjau Penyaluran Bantuan Sosial Beras untuk 21.998 KPM

Masih Pandemi, Ritualan 1 Suro di Petilasan Sri Aji Joyoboyo Kembali Ditiadakan

Segera Dirikan RSDS, Satgas Covid-19 Kabupaten Kediri Tinjau Lokasi di Bekas Kantor Dispertabun

Winarsih, petani yang juga turut mengelola hidroponik di Kelurahan Ngronggo ini mengaku bahwa dirinya pernah mengalami gagal panen karena hama kutu daun. Kemudian ia melakukan sterilisasi lokasi green house, sebelum kemudian dilakukan penanaman kembali.

“Kami sterilkan total, dengan tujuan untuk menghilangkan kutu daun secara menyeluruh, sehingga nanti ketika ditanam kembali tidak timbul masalah serupa,” ujar Winarsih.

Sementara itu, Iwang Candrayana, Penyuluh Pertanian Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Kediri di wilayah Kelurahan Ngronggo membenarkan jika di musim kemarau ini, para petani hidroponik perlu mewaspadai keberadaan hama.

“Musim panas, hama memang menjadi salah satu permasalahan yang patut diwaspadai, seperti penggorok daun dan kutu daun, di samping itu, penyakit seperti busuk daun juga tidak bisa disepelekan," ujarnya.

Menyikapi hal tersebut, Iwang mengatakan ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi permasalahan akibat hama atau penyakit tanaman ini. Kalau parah, lanjutnya, langsung diganti semua. Namun tempat harus disterilkan telebih dahulu sebelum melakukan penanaman kembali.

Namun jika permasalahan masih tergolong ringan dan tidak parah, dia mengatakan cukup dengan menyortir dan mengambili daun atau tanaman yang terserang hama atau penyakit tersebut. “Daripada nanti menjadi inang, digunakan untuk tempat berkembang biak hama dan merembet ke tanaman yang lain, lebih baik langsung diambil saja,” ujar Iwang.

Upaya edukasi yang dilakukan oleh DKPP Kota Kediri tersebut, untuk mendukung para petani-petani di Kota Kediri tetap berdaya dan mampu memproduksi hasil pertanian yang berkualitas. “Tujuannya untuk menggerakkan perekonomian masyarakat melalui pertanian,” pungkas Iwang. (uji/zar)

Respons Keluhan Ojol Karena Terdampak Pandemi, ASC Foundation Bagikan Paket Sembako dan Uang Bensin
Kamis, 29 Juli 2021 13:40 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Muhammad Al Barra bersama Tim ASC Foundation-nya, telah menyalurkan paket sembako kepada para pedagang terdampak PPKM darurat di 12 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Aksi sosial ini terus dilakukan Gus Barra. Kali i...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...