SIMBOLIS: Bupati Ahmad Muhdlor menyerahkan replika kartu peserta BPJS Kesehatan saat MoU UHC, di Pendapa Delta Wibawa, Senin (31/5/2021). foto: istimewa
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Pemkab Sidoarjo melalui program Universal Health Coverage atau Jaminan Kesehatan Semesta (JKS) menanggung iuran BPJS Kesehatan kelas 3 bagi warga Kota Delta.
Sehingga warga ber-KTP Sidoarjo bisa mendapatkan layanan kesehatan gratis melalui BPJS Kesehatan kelas 3 itu.
BACA JUGA:
- BPJS Kesehatan Madiun Imbau Peserta JKN Aktif Bayar Iuran
- Berobat Jadi Lebih Terarah, Begini Cerita di Balik Cara Kerja Sistem Rujukan Layanan JKN
- Segudang Keuntungan Jadi Peserta JKN Aktif, Jangan Lupa Rutin Cek Status Kepesertaan
- RS Medika Mulia Tuban Gandeng BPJS Kesehatan Donasikan Jaminan Kesehatan Bagi Warga Tak Mampu
Program Universal Health Coverage atau Jaminan Kesehatan Semesta (JKS) ini, resmi diluncurkan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemkab Sidoarjo dengan BPJS Kesehatan Cabang Sidoarjo, di Pendapa Delta Wibawa, Senin (31/5/2021).
Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor (Gus Muhdlor) menjelaskan, BPJS Kesehatan gratis ini di-launching pada 31 Mei 2021 dan mulai berlaku Juni 2021. "Seluruh (warga) KTP Sidoarjo bisa menikmati BPJS gratis ini. Mulai bulan Juni ini, BPJS (Kesehatan) warga Sidoarjo ditanggung pemkab," cetus Gus Muhdlor.
Namun, kata Gus Muhdlor, BPJS Kesehatan yang ditanggung pemkab, merupakan kelas 3. Dan warga yang belum masuk BPJS, secara otomatis masuk BPJS Kesehatan kelas 3.
"Peserta BPJS kelas 1 dan kelas 2 tetap membayar iuran sendiri, kecuali yang bersangkutan mau turun ke kelas 3, maka akan ikut gratis juga," kata alumni FISIP Unair ini.
Terkait warga yang masih memiliki tunggakan iuran, Gus Muhdlor menyebut, tetap harus diselesaikan oleh yang bersangkutan. "Utang tetap utang, yo tetep kudu dibayar. Kemudian dia dapat dari pemerintah, monggo, tapi utange tetap nempel," tandasnya.
Program UHC yang iuran BPJS Kesehatan kelas 3 ditanggung oleh pemkab ini, mensyaratkan warga ber-KTP Sidoarjo lebih dari enam bulan. Nantinya warga bisa mendaftar melalui Dinas Sosial (Dinsos) Sidoarjo.
Ditegaskan Gus Muhdlor, program BPJS Gratis ini merupakan salah satu janji program saat berkampanye di Pilkada Sidoarjo. "Ini komitmen kami pada masyarakat Sidoarjo dan juga untuk mendukung program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) serta salah satu program di RPJMN 2024, yakni UHC," bebernya.
Diketahui, data BPJS Kesehatan Kabupaten Sidoarjo tahun 2021, total penduduk Sidoarjo yang sudah terdaftar BPJS Kesehatan sebanyak 1.863.747 jiwa atau 97,06 persen dari jumlah penduduk Sidoarjo.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




