Semua undangan yang hadir mendapat beras 5 Kg, sarung dan uang transport. Tampak saat pembagian beras di samping Masjid Kampus KH. Abdul Chalim, Institut KH Abdul Chalim Pacet Mojokerto, Rabu (14/4/2021). foto: mma/ bangsaonline.com
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com – Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, M.A. mengundang perwakilan komunitas dari 18 kecamatan se-Kabupaten Mojokerto, Rabu (14/4/2021). Mereka diajak buka bersama dan istighatsah untuk keselamatan bangsa di Masjid Kampus Institut KH Abdul Chalim (IKHAC) Pondok Pesantren Amanatul Ummah Pacet Mojokerto .
Saat menyampakan sambutan, Kiai Asep menyatakan bahwa akhir-akhir ini banyak sekali bencana menimpa negara Indonesia. Karena itu ia mengajak para undangan yang berada dalam masjid kampus IKHAC berdoa bersama.
BACA JUGA:
- Jarang Orang Kaya Demawan, Ketua PWNU DKI Jakarta: Jadilah Orang seperti Kiai Asep
- Dahlan Iskan Pernah Tak Naik Kelas karena Sibuk Manggung Ikut Orkes
- Keren! Bahas Financial Freedom, Dahlan Iskan Tampil Energik di Depan Santri MBI Amanatul Ummah
- Goes To Campus UAC, Gubernur Lemhanas: Dari Rahim Pesantren Lahir Indonesia
“Untuk kesematan bangsa kita,” kata pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya dan Pacet Mojokerto itu.
Kepada BANGSAONLINE.com, Kiai Asep menjelaskan bahwa undangan yang hadir dalam acara itu 1.000 orang. Tapi tentu dengan protokol kesehatan. Maklum, tempatnya sangat luas. Bahkan Masjid Kampus KH Abdul Chalim itu dibangun tiga lantai.
Yang menarik, selain buka bersama, semua yang hadir diberi beras 5 Kg, sarung, dan uang transport. Karena itu warga sangat senang jika diundang Kiai Asep.
"Ada yang tak dikasih tahu pasti protes. Tapi saya sudah bilang agar nanti diikutkan pertemuan berikutnya," kata Sobirin, koordinator acara pertemuan itu.

(Ibu-ibu menunggu buka puasa sambil istighatsah di dalam Masjid KH Abdul Chalim. foto: mma/ bangsaonline.com)
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




