Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana (keempat dari kiri) dan Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa saat foto bersama anggota Aliansi Relawan Peduli Lingkungan Kediri. foto: MUJI HARJITA
Mendengar keluhan dari relawan lingkungan hidup itu, orang nomor satu di Kabupaten Kediri ini berjanji akan menindaklanjuti. Bahkan Mas Dhito mempersilakan Aliansi Relawan Peduli Lingkungan Kediri langsung berhubungan dan berdiskusi dengan dinas terkait untuk mempercepat koordinasi.
"Kepada Aliansi Lingkungan Hidup, tadi saya sampaikan, kalau kepentingannya untuk menyelamatkan sumber/mata air dan menyelamatkan lingkungan beserta ekosistem yang ada di Kabupaten Kediri saya persilakan untuk berdiskusi dengan dinas terkait," kata Dhito kepada wartawan usai acara Jumat Ngopi.
Masalah lingkungan, lanjut Dhito, bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah saja. Tapi masyarakat juga harus ikut bertanggung jawab, khususnya para pecinta lingkungan seperti komunitas lingkungan yang tergabung dalam Aliansi Relawan Peduli Lingkungan ini.
"Masalah lingkungan juga termasuk masalah sampah. Sampah yang dibuang sembarangan, seperti dibuang di sungai tentu akan merusak lingkungan. Ke depan harus dipikirkan terkait pengelolaan sampah ini," tegasnya.
Apa yang disampaikan Bupati Dhito itu jelas sejalan dengan apa yang sudah menjadi keputusan DPP PDI Perjuangan (PDIP), partai utama yang mengusungnya saat maju menjadi calon Bupati Kediri itu. Di mana sejak tahun 2005 hingga saat ini, Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri selalu menekankan tentang pentingnya mencintai lingkungan, atau yang disebut sebagai politik hijau. (uji/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




