Muscam Golkar Mojo Ricuh, Diwarnai Pengusiran dan Aksi Copot Baju

Muscam Golkar Mojo Ricuh, Diwarnai Pengusiran dan Aksi Copot Baju Salah satu peserta Musyawarah Kecamatan Partai Golkar Mojo saat melepas bajunya karena diusir keluar oleh Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Kediri, Sigit Sosiawan. foto: ist.

"Di dapil 6 ada dua kecamatan yang musyawarah kecamatannya ditunda, yaitu Kecamatan Mojo dan Semen," ujar Eko.

Sementara itu, Sigit Sosiawan ketika dikonfirmasi di Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Kediri membenarkan pengusiran terhadap Eko dan peserta Muscam Mojo tersebut.

Menurut Sigit, pengusiran terpaksa dilakukan karena Eko sudah tidak bisa dikendalikan saat memimpin rapat. "Dia memprovokasi anak buahnya, sehingga peserta musyawarah menjadi marah dan ada yang melepas baju," ujar Sigit Sosiawan, Rabu (10/2).

Dijelaskan oleh Sigit, sebelumnya saudara Eko sudah diajak bicara baik-baik, agar tidak maju lagi sebagai Pimpinan Kecamatan. "Mas Eko sudah saya panggil dan sudah saya ajak bicara baik-baik, agar tidak maju lagi, daripada nanti menjadi ramai"terang Sigit.

Sigit mengakui meminta Eko agar tidak maju lagi menjadi Pimpinan Kecamatan Mojo karena ada masalah dengan DPD Golkar Kabupaten Kediri. Salah satunya terkait dugaan pemalsuan tanda tangan pimpinan desa. "Diduga palsu karena tidak sesuai dengan tanda tangan di e-KTP-nya," ungkapnya.

"Kalau Mas Eko melaporkan masalah ini ke provinsi, saya siap menghadapi dan saya akan menjelaskan duduk persoalan yang sebenarnya. Yang jelas, apa yang saya lakukan, menurut saya, tidak menyalahi aturan yang berlaku di Partai Golkar," pungkas Sigit Sosiawan. (uji/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO