Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Dardak usai apel menyapa para CPNS di halaman Kantor Gubernur Jawa Timur, Jl. Pahlawan No. 110 Surabaya pada Selasa (2/2). foto: ist/ bangsaonline.com
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar Apel Pagi bersama 150 CPNS Formasi Tahun 2019 di Halaman Kantor Gubernur Jawa Timur, Jl. Pahlawan No. 110 Surabaya pada Selasa (2/2). Apel Pagi kali pertama di masa pandemi ini digelar dengan penerapan protokol kesehatan ketat. 150 orang itu perwakilan CPNS baru dari berbagai OPD di Jawa Timur.
Kepada 150 CPNS yang hadir, Gubernur Khofifah menekankan betapa pentingnya pelaksanaan corporate culture dan digitalisasi sistem Jatim Connect dalam menjalankan tugas. Hal ini juga berseiring dengan tuntutan CPNS baru untuk bisa segera beradaptasi di lingkungan kerjanya masing-masing. Ia menaruh harapan besar CPNS Formasi 2019 ini bisa menyebarkan virus inovasi dan produktivitas bagi kemajuan di Jawa Timur.
BACA JUGA:
- Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026, Gubernur Jatim Ajak Ajak Kuatkan Toleransi
- Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan
- DPRD Jatim Terima LKPJ 2025, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Eksekutif-Legislatif
- Dominasi Prestasi Nasional Raih 45.839 Medali di SIMT , Gubernur Khofifah Sampaikan Hal ini
"Mereka ini adalah CPNS yang tersaring di tengah pandemi Covid-19. Maka dari itu mereka harus bisa menyebarkan virus inovasi dan produktivitas, bagaimana mereka bisa menjawab dengan kinerja yang inovatif dan produktif," tutur Gubernur perempuan pertama Jatim ini.
Guna meningkatan coorporate culture dan digitalisasi dalam bekerja, Pemprov Jatim telah menandatangai MoU bersama Kemenpan RB dan LAN terkait penyelenggaraan corporate university (CorpU) di lingkungan ASN Pemprov Jatim. Format CorpU ini diharapkan bisa meningkatkan kemampuan dan daya saing ASN Jatim.

"CorpU ini memberikan lebih banyak kesempatan kepada yang didiklat untuk melakukan magang. Jadi antara teori dan magang akan lebih banyak magangnya," jelas orang nomor satu Jatim ini.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




