Senin, 01 Maret 2021 13:48

Evakuasi Santri Positif Covid-19 di Blitar Sempat Terkendala Miskomunikasi

Jumat, 15 Januari 2021 19:57 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Akina Nur Alana
Evakuasi Santri Positif Covid-19 di Blitar Sempat Terkendala Miskomunikasi
Petugas saat mengangkut barang-barang para santri terkonfirmasi positif Covid-19 yang akan pindah tempat isolasi.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Polres Blitar mengevakuasi sebanyak 9 santri dari rumahnya masing-masing di Kecamatan Gandusari untuk ditempatkan di rumah isolasi khusus santri Ponpes Nurul Ulum Kelurahan Kedung Bunder, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar, Jumat (15/1/2021).

Proses evakuasi sempat diwarnai adanya miskomunikasi antara petugas dengan warga di sekitar ponpes. Warga sekitar ponpes mengira tempat isolasi Ponpes Nurul Ulum akan digunakan untuk tempat isolasi umum untuk warga yang positif Covid-19. Padahal rumah isolasi itu digunakan khusus untuk santri positif Covid-19.

"Informasi awal ada yang berpersepsi seperti itu. Mungkin tempat itu disangka jadi tempat isolasi umum, karena beberapa hari terakhir ada mobilitas ambulans keluar-masuk. Mereka khawatir akan digunakan secara permanen. Lalu kita kumpulkan mereka, bersama Muspika dan Pak Plh Sekda Kabupaten Blitar, kami beri pengertian kalau itu khusus untuk santri yang terkonfirmasi positif. Sedangkan masyarakat umum di LEC Garum. Jadi semua sudah jelas, sudah selesai," ujar Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela.

Terpisah, Juru Bicara Covid-19 Kabupaten Blitar Krisna Yekti mengatakan, para santri yang akan kembali ke ponpes memang diwajibkan melakukan rapid antigen mandiri. Dari rapid test itu ada 25 santri diketahui positif. Kemudian dilakukan tracing dan testing kepada 163 kontak erat.

"Kami rekomendasikan mereka isolasi di dalam ponpes saja. Kebijakan ini diambil mengingat masih banyak hasil swab santri lain yang belum keluar. Sementara itu, kapasitas gedung LEC Garum lokasi isolasi bagi pasien positif Covid-19 tanpa gejala sudah penuh. Kami harus bertindak cepat. Tidak mungkin mereka menunggu LEC ada tempat. Jadi, nanti semua santri Nurul Ulum yang positif, isolasinya kami sentralisir di dalam pondok pesantrennya. Tadi itu warga hanya miskomunikasi saja karena pondoknya kan mepet rumah penduduk itu," tegas Krisna.

Sepekan terakhir, klaster ponpes muncul di beberapa lokasi di Kabupaten Blitar, di antaranya di Kecamatan Garum, Kanigoro, Kademangan, Ponggok, Sanankulon, Talun, dan Wonotirto. Data per Kamis (14/1/2021), kasus baru di Kabupaten Blitar menembus angka 107 atau tertinggi se-Jatim.

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Senin, 01 Maret 2021 08:13 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.COM – Ternyata banyak sekali putra Indonesia yang punya potensi unggul. Di berbagai bidang. Termasuk penemuan tes Covid-19. Dalam tulisan edisi Senin, 1 Maret 2021, ini Dahlan Iskan mengangkat tentang I-Nose, hasil p...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 27 Februari 2021 11:53 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...